nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kesal dengan Suami, Seorang Ibu di Kupang Tega Bunuh Anak Kembarnya

Adi Rianghepat, Jurnalis · Minggu 15 September 2019 03:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 14 340 2104942 kesal-dengan-suami-seorang-ibu-di-kupang-tega-bunuh-anak-kembarnya-v85NjOet1C.jpg Ilustrasi Kasus Pembunuhan (foto: Shutterstock)

KUPANG - Seorang ibu berinisial DRA tega menghabisi dua anak kembarnya yang baru berusia 5 tahun. Aksi kejam seorang ibu terhadap anaknya itu hanya lantaran dendam dan amarahnya kepada sang suami.

Kasatreskrim Polres Kupang Kota Iptu Bobby Jacob Mooy Nafi kepada Okezone di Kupang, Sabtu (14/09/2019) mengatakan, pasca-membunuh dua anak kembarnya, ibu tersebut lalu mencoba membunuh dirinya namun sempat tertolong.

Baca Juga: Bocah 12 Tahun Dibunuh Usai Dicabuli di Sawah 

Sesuai pengakuan tersangka, ia nekat melakukan pembunuhan itu karena rasa benci dan dendam kepada suami yang kadang sering menganiayanya. Selain itu tersangka mengaku sang suami tidak pernah memperhatikan kebutuhan hidupnya, termasuk kebutuhannya sebagai seorang ibu dan perempuan.

"Itu pengakuan tersangka," kata Bobby.

Ilustrasi (foto: Shutterstock) 

Saat ini kata Bobby, tersangka sedang dibantarkan di RS Bhayangkara Kupang. "Kami masih menanti yang bersangkutan pulih untuk selanjutnya melanjutkan pemeriksaan untuk menggali motif aksi sadisnya itu," katanya.

Penyidik kata Bobby juga sudah berkoordinasi dengan psikolog untuk memeriksa tersangka. Apakah terdapat gangguan kejiwaan atau tidak. Peristiwa sadis ini terjadi pada 5 September 2019 silam. Aksi nekat dan kejam ini dilakukan sang ibu di sebuah kos yang adalah tempat kediamannya, di bilangan Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pasca melakukan pembunuhan terhadap dua anak kembarnya, DRA lalu mencoba membunuh diri dengan menusuk perut dan lehernya sendiri. Beruntung nyawa tersangka masih bisa ditolong.

Baca Juga: Merinding, Ini Fakta-Fakta Pembunuhan dan Pemerkosaan Gadis Cantik Asal Baduy 

"Saat aparat tiba di tempat kejadian, sang ibu masih memiliki nadi, lalu dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis," kata Bobby.

Pasca-perawatan dengan sejumlah penanganan medis, tersangka lalu dibantarkan ke RS Bhayangkara Kupang sebagai tersangka. "Kita masih menanti yang bersangkutan pulih untuk penyelidikan lebih lanjut," katanya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini