Sementara itu, Direktur Bank Sampah 'Hade Jaya' Hendi Munawar mengatakan, pihaknya termotivasi dengan kedatangan Wagub Jabar ke tempatnya. Untuk itu, Hendi bersama para nasabah bakal terus bergerak dan berinovasi dalam pengelolaan sampah tersebut.
"Kami sangat termotivasi ketika bapak (Wagub Uu) datang ke sini, di bank sampah yang terlibatnya adalah ibu-ibu, para santri Pesantren Al Ikhlas, dan pemuda," kata Hendi.
"Supaya ke depannya bisa lebih gencar lagi dalam pengelolaan sampah, karena sampah saat ini menjadi hal yang luar biasa, bahkan di negara ini sampah menjadi permasalahan yang luar biasa," tambahnya.
Pendirian bank sampah ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran Hendi tentang banyaknya masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Melalui bank sampah, Hendi ingin kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan terbangun, sehingga masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan.
Bank sampah ini menampung berbagai jenis sampah, seperti sampah dus, plastik, besi, dan lainnya. Masyarakat pun bisa menyetorkan sampahnya setiap hari dengan harga sesuai dengan jenis sampah yang disetorkan. Seperti sampah besi dihargai Rp 2.500 per kilogram.