nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Seorang Pria Meninggal saat Lamar Kekasih di Resor Bawah Air Tanzania

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 23 September 2019 10:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 23 18 2108075 seorang-pria-meninggal-saat-lamar-kekasih-di-resor-bawah-air-tanzania-NBdbKrhngd.jpg Kenesha Antoine dan Steven Weber. (Foto: Facebook/Kenesha Antoine)

DODOMA – Seorang pria warga Amerika Serikat (AS) meninggal dunia setelah tenggelam saat melamar kekasihnya di bawah air di sebuah resor pulau lepas pantai Tanzania. Musibah itu diumumkan oleh resor tersebut dalam sebuah pernyataan.

Dalam sebuah posting di halaman Facebooknya, Kenesha Antoine mengatakan bahwa kekasihnya, Steven Weber melamarnya melalui jendela kamar hotel bawah air mereka di Manta Resort, resor mewah di Zanzibar.

"Kamu tidak pernah muncul dari kedalaman itu sehingga kamu tidak pernah mendengar jawaban saya, 'Ya! Ya! Sejuta kali, ya, saya akan menikahimu!!'," tulisnya pada Jumat di posting yang mengonfirmasikan kematian Weber.

Videonya menunjukkan Weber berenang ke jendela, dan menunjukkan catatan tulisan tangan yang berbunyi: "Aku tidak bisa menahan nafas cukup lama untuk memberitahumu semua yang aku suka tentangmu, tetapi semua yang aku suka tentangmu, aku lebih mencintai setiap hari Tolong, jadilah istriku, menikahlah denganku. "

Dia kemudian mengeluarkan cincin saat Antoine menjerit kegirangan sambil merekam adegan itu.

Tidak jelas apa yang salah dalam lamaran yang dilakukan di Pulau Pemba, tujuan bulan madu yang populer di Tanzania itu.

"Kami tidak pernah berpelukan dan merayakan awal dari sisa hidup kita bersama, karena hari terbaik dalam hidup kita berubah menjadi yang terburuk, dalam putaran nasib yang paling kejam yang bisa dibayangkan," tulis Antoine.

Melalui sebuah surel pada Minggu, CEO Manta, Matthew Saus, mengonfirmasi kepada AFP bahwa "seorang tamu lelaki secara tragis tenggelam ketika sedang menyelam bebas sendirian di luar ruang bawah air" pada Kamis.

"Kecelakaan itu saat ini sedang diselidiki oleh otoritas kepolisian Zanzibar setempat."

Pasangan itu tinggal di "Underwater Room" yang terkenal di resor itu, sebuah bangunan apung dengan harga kamar USD1.700 (sekira RP24 juta) di lepas pantai di perairan jernih. Ranjang di kamar itu dikelilingi oleh jendela kaca yang memandang ke arah laut.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini