nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nyamar Jadi Wanita di Masjid, Pria Bercadar Ditangkap

Senin 23 September 2019 23:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 23 512 2108415 nyamar-jadi-wanita-di-masjid-pria-bercadar-ditangkap-qg8gJ9xXBJ.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

SUKOHARJO - Seorang laki laki yang menyamar menjadi perempuan dengan memakai pakaian bercadar ditangkap takmir masjid, dan jamaah di Masjid Agung Baiturrahmah Sukoharjo.

Kasus tersebut diserahkan ke Polres Sukoharjo untuk ditangani. Hasil pemeriksaan diketahui pelaku merupakan Indratmoko (42) warga Wonosari, Klaten diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Kasatreskrim Polres Sukoharjo AKP Gede Yoga Sanjaya mengatakan, kronologi kejadian bermula pada Minggu (22/09/2019) malam saat pelaku datang menggunakan pakaian bercadar masuk ke Masjid Agung Baiturrahmah, Sukoharjo. Pelaku kemudian masuk ke tempat jamaah perempuan untuk menjalankan salat. Selesai salat pelaku kemudian menggoda beberapa perempuan yang jadi jamaah.

Pelaku juga mengajak jamaah perempuan untuk foto bersama sehingga membuat curiga. Kecurigaan muncul tidak hanya dari jamaah perempuan namun juga takmir masjid.

 Penangkapan

Takmir masjid kemudian mendekati pelaku dan mengajak berkomunikasi langsung. Pada saat itu takmir masjid kaget karena terdengar suara laki laki dari perempuan berpakaian cadar. Kecurigaan takmir masjid semakin menjadi dan meminta pelaku untuk membuka cadar yang dipakainya.

Saat cadar dibuka takmir masjid dan beberapa jamaah yang ada di lokasi kaget setelah melihat sosok laki laki. Kejadian tersebut membuat takmir masjid dan jamaah geram. Selanjutnya untuk menghindari hal hal tidak diinginkan maka takmir masjid kemudian menghubungi petugas Polres Sukoharjo.

Pelaku kemudian diamankan dengan dibawa ke Mapolres Sukoharjo untuk dimintai keterangan. Hasil pemeriksaan diketahui kondisi kejiwaan pelaku diduga mengalami gangguan.

“Saat diinterograsi pelaku memberikan jawaban tidak nyambung dengan pertanyaan yang diajukan petugas. Pihak keluarga juga telah dihubungi dan datang kemudian menyatakan kalau pelaku mengalami gangguan kejiwaan,” ujarnya kepada KRJOGJA.com, Senin (23/09/2019).

Karena kondisi tersebut maka petugas kemudian mengembalikan pelaku kepada pihak keluarga untuk penanganan selanjutnya. Keluarga juga diminta petugas untuk menjaga pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.

“Pelaku datang sendiri ke Masjid Agung Baiturrahmah, Sukoharjo dengan menggunakan pakaian bercadar sekitar dua hari. Takmir masjid dan jamaah sejak awal sudah curiga sebelum akhirnya dilakukan penangkapan,” lanjutnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini