Menanggapi apa yang diperlukan petani, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mappi, Vincentius Jamlean mengatakan bahwa Dinas Pertanian Mappi sudah melakukan segala upaya demi meningkatkan kemauan dan semangat penduduk lokal di Mappi yang asli Papua ini untuk bertani komoditas tanaman pangan seperti padi dan jagung.
“Hanya saja kami terbatas dengan sumber benih dan penataan lahan sawah,” jelasnya.
Perlu dicatat, luas tanam padi di Kabupaten Mappi tahun 2018 tersebar di 15 distrik, namun saat ini yang ditanami hanya 8 distrik seluas 312 ha dengan luas panen seluas 209 ha. Produktivitas hasil panen padi pun masih rendah sebesar 2,6 ton gabah kering giling (GKG) per hektar dengan produksi sebanyak 524 ton GKG.
Adapun rencana pengembangan padi Tahun 2020 – 2024 di Kabupaten Mappi Provinsi Papua, tersebar di 8 distrik seluas 5.000 ha. Sumber air Jaringan Irigasi yang sudah ada di Kabupaten Mappi terdapat sungai Mappi sepanjang 145 Km dengan lebar 5 hingga 200 meter dengan kedalaman 8 hingga 19 meter.
"Tentunya ini akan menjadi faktor pendukung upaya peningkatan produksi padi di Mappi Papua," pungkas Vincentius. (adv)
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.