Musim Kemarau, Tanaman Ganja Tumbuh Subur di Kota Bengkulu

Demon Fajri, Okezone · Kamis 03 Oktober 2019 00:34 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 02 340 2112183 musim-kemarau-tanaman-ganja-tumbuh-subur-di-kota-bengkulu-wct0cEkuY8.jpg Tanaman Ganja di Areal Padat Penduduk Berhasil Diamankan Polda Bengkulu (foto: Okezone/Demon Fajri)

BENGKULU - Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Bengkulu berhasil menemukan kebun ganja di areal pemukiman padat penduduk di kelurahan Lingkar Barat Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu.

Kebun itu di tanam sebanyak 55 batang ganja di atas lahan seluas sekira 2 meter persegi. Di mana ganja tersebut telah berumur sekira 4 bulan dengan ketinggaian sekira 180 cm.

Baca Juga: Tim Gabungan Temukan Ladang Ganja Seluas 2,5 Hektar di Musi Rawas Utara 

Tanaman terlarang itu di tanam oleh tersangka berinisial, SH, warga kelurahan Lingkat Barat kecamatan Gading Cempaka kota Bengkulu, provinsi Bengkulu. Di mana ganja itu tumbuh subuh meskipun musim kemarau.

Tanaman ganja di areal padat penduduk berhasil diamannkan polisi (foto: Okezone/Demon Fajri)	 

Dari pengakuan tersangka, SH, ganja tersebut untuk di konsumsi sendiri dan diedarkan di wilayah Bengkulu dan sekitarnya. Di mana hasil penjualan ganja tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

''Ini untuk saya jadikan modal dan pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Belum tahu mau di jual kemana. yang penting di tanam dulu. Belum ada yang pesan,'' kata SH, Rabu (2/10/2019).

Sementara Kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP Sudarno mengatakan, tanaman ganja itu berhasil ditemukan berkat adanya laporan dari masyarakat setempat. Dari pengakuan tersangka, terang Sudarno, tanaman ganja tersebut baru pertama kali di tanaman di areal rumah-nya.

Baca Juga: Polisi Temukan 1,5 Hektare Ladang Ganja Diduga Ditanam Mahasiswa 

Untuk mengelabui warga, jelas Sudarno, tersangka memagari tanaman ganja dengan seng cukup tinggi. Dari tangan tersangka berhasil diamankan 55 batang ganja berumur 4 bulan, satu unit handphone dan satu linting ganja.

''Tersangka dikenakan pasal 111 ayat 2 UU 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman diatas lima tahun penjara,'' kata Sudarno.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini