Meski sudah dilobi oleh Golkar dan Gerindra, Tifatul menegaskan partainya belum dapat menentukan pilihan. Pihaknya kembali harus melakukan konsultasi terkait hal ini.
Selain itu, Tifatul mengharapkan pemilihan Ketua MPR dilakukan dengan musyawarah mufakat yang selaras dengan MPR sebagai lembaga permusyawaratan.
"Saya ingin nanti kita musyawarah mufakat tercapai,” ucapnya.
(Qur'anul Hidayat)