JAKARTA - Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD DKI Jakarta menerima pengaduan dari warga Kapuk Muara dan Kelurahan Kamal Muara, Jakarta Utara mengenai kurangnya pasokan air bersih.
Salah satu perwakilan warga, Oscar yang datang pada Kamis 3 Oktober 2019 sore mengatakan, saat musim kemarau seperti ini warga sudah mengalami kekurangan air selama lima bulan. Baca Juga:
Anggota DPRD DKI Fraksi PDIP Ima Mahdiah seusai menerima pengaduan tersebut menyatakan akan memanggil pengembang penyedia air bagi warga Kamal Muara dan Kapuk Muara yang mengalami kekurangan air. Selain itu, akan memanggil PDAM Jaya selaku perusahaan air milik daerah.
"Mau follow up kita panggil developer, dari Pemprov DKI kita fasilitasi, kita advokasi dan pihak warga. Jadi, di sini memang apa kita mau kita masukin PDAM," ucap Ima di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat.
Baca Juga: 5 Pimpinan DPRD DKI Jakarta Resmi Ditetapkan

Berdasarkan pengaduan warga diterimanya terkait permasalahan tersebut menyebutkan kalau kualitas air buruk hingga terdapat warga yang mengalami muntaber.
"Mereka sebenarnya enggak apa-apa kalau misal swasta ada dan dari PDAM juga ada. Justru lebih bagus. Tapi ini, pengembangnya malah airnya standarnya jadi turun, airnya jadi kelihatan ada kotoran. Jadi kurang bagus. Mereka pun jadi sakit," ungkapnya.
Meskipun demikian, menurut Ima, warga tetap mengusulkan agar PDAM bisa masuk ke wilayah tersebut. Oleh sebab itu, ia akan segera menindak tegas, dan meminta keterangan dari pihak pengembang.
"Mereka sih pengennya dari Pemda bisa masuk. PDAM bisa masuk, itulah usulan dari mereka. Dari peraturan juga ada, dulu 2017 pernah digugat kalau misalkan swasta tidak sanggup Pemprov berhak masuk," ujarnya.
Baca Juga: Anggota DPRD Gadaikan SK, Golkar DKI: Daripada Cawe-Cawe Proyek!
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.