"Di tempat manapun yang saya kunjungi (untuk mendamaikan konflik), saya putuskan untuk tidak membawa pengawal (khususnya dari militer atau polisi). Karena kalua saya dikawal, berarti orang melihat saya ini penakut," kisah orang nomor 2 di Indonesia tersebut.

Bekerja sama dengan Kemenpora dan Indonesia Youth Forum serta difasilitasi oleh LP2I, kegiatan ini menciptakan interaksi langsung 28 penulis muda dengan Bapak Jusuf Kalla. Ibnu Munzir, Ketua Jenggala Center mengatakan hal yang sudah baik itu perlu terus dikembangkan dan disebarkan ke pemuda-pemuda lainnya.
Ikut memandu jalannya diskusi antara Wapres dan para penulis, Ibnu Munzir yang juga pimpinan di Partai Golkar menyatakan bahwa dirinya kagum dengan tangan dingin sang Wapres. Selain konflik yang sifatnya social, JK berhasil menyelesaikan konflik politik khususnya yang terjadi di Partai Golkar beberapa tahun lalu.
“Ketulusan beliau dalam melihat bahwa pedamaian adalah kunci kesuksesan perlu diapresiasi. Sebab, Partai saya (Partai Golkar) berterima kasih banyak kepada beliau yang berhasil menyatukan perbedaan kami waktu itu. Ketulusan, keluasan wawasan dan keberanian beliau menjadi kunci beliau sukses dalam menjadi juru damai,” tegas Ibnu.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.