JAKARTA - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bersyukur Menko Polhukam Wiranto cepat dilarikan ke RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta dengan menggunakan helikopter usai ditikam terduga teroris Syahrial Alamsyah di Pandeglang, Banten.
Paloh sempat berbincang dengan tim dokter yang merawat mantan Panglima ABRI itu. Kata dia, jika Wiranto terlambat mendapatkan pertolongan, maka sejarah bisa saja mencatat hal berbeda dengan apa yang terjadi hari ini.
"Malau terlambat sedikit saja dibawa kemari, saya pikir sejarah berbicara berbeda. tapi bersyukurlah alhamdulilah," ujar Wiranto di RSPAD, Jakarta, Sabtu (12/10/2019).
Baca Juga: Cerita Surya Paloh ketika Jenguk Wiranto di RSPAD
Paloh mengatakan, tim dokter RSPAD juga sudah cepat dan tepat dengan langsung melakukan tindakan operasi kepada Wiranto.
"Kalau terlambat barangkali tak perlu satu jam, setengah jam saja krisisnya masih berlanjut atau barang kali kita sudah kehilangan Pak Wiranto," katanya.
Menurut Paloh, Wiranto sangat senang bisa dijenguk dirinya yang merupakan sahabat lama dari mantan Panglima ABRI itu. Ia mengklaim Wiranto kembali tampak bersemangat saat bertemu dirinya.
"Ada semangat di sana. Kalau dia lelah barangkali nggak sempat bercanda. Bercandanya kita sembuh mau duduk lagi mau ngobrol banyak perjalanan panjang," tutur Paloh.
Paloh menerangkan, saat ini Wiranto sudah berada di ruang inap, dan tak lagi dirawat di ruang ICU. Ia turut bersedih karena Wiranto merupakan karib lamanya.
"Kami berkenalan dan puluhan tahun bersama. Tentu ini merupakan satu musibah tak dirasakan dia tapi oleh sahabat-sahabatnya," ujarnya.
Baca Juga: Polisi Bongkar Sosok di Balik Penusukan Wiranto di Pandeglang
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.