JAKARTA - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku tidak mendapat telepon dari Istana soal tawaran masuk kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin untuk lima tahun ke depan. Kang Emil—sapaan karib Ridwan Kamil—merasa bersyukur tidak ditelepon untuk masuk kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin.
Menurut Kang Emil, posisi menteri ataupun gubernur sama saja. Ia menekankan, menteri dan gubernur tupoksinya sama, yakni sama-sama bekerja mengurus rakyat.
"Alhamdulilah enggak (ditelepon-red). Saya kira kekuasaan itu sama saja. Apa bedanya menteri dan gubernur? Sama-sama urus rakyat. Cuma beda judul aja," kata Kang Emil saat menghadiri pelantikan presiden-wapres di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Ridwan menjelaskan, ke depannya, ia akan tetap mengurusi rakyatnya di Jawa Barat. Menurutnya, mengurusi 50 juta warga Jawa Barat cukup rumit dan menarik. Sehingga, kata Kang Emil, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk berlatih sebelum dipilih ke jabatan yang lebih tinggi.
Baca Juga : Kompak Berjas dan Peci Hitam, Prabowo-Sandi Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf
"Jadi bagi saya pribadi, saya fokus ngurus 50 juta orang, rumit, dinamik. Menurut saya, saya latihan multidimensi ada di level gubernur. Mungin belum saatnya, kalaupun iya," ucapnya.
Baca Juga : Jokowi dan Ma'ruf Amin Tak Satu Mobil saat Bertolak ke Gedung Parlemen
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.