Dewanti sendiri telah menetapkan status tanggap darurat bencana angin kencang di wilayah Kota Batu. Pihaknya juga berkordinasi dengan sejumlah instansi lain seperti BPBD, BMKG, SAR, dan TNI Polri untuk memantau perkembangan terakhir di lokasi bencana.
Baca Juga: Angin Kencang Rusak Bangunan di Kota Batu, 550 Warga Mengungsi

"Tadi saya kontak dengan Pangdiv, beliau siap mengirim 1.000 pasukan untuk membantu evakuasi dan pemulihan pasca bencana," ucap dia.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya bencana angin kencang menerjang Kota Batu sejak Sabtu malam 19 Oktober 2019 sekitar pukul 23.30 WIB. Akibat angin kencang ini sekitar 20 bangunan rumah rusak berat, seorang warga meninggal dunia tertimpa pohon, dan sejumlah warga lainnya terluka akibat tertimpa material bangunan yang tertiup angin.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.