nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jasad Bayi dengan Kondisi Hancur Mengapung di Sungai Kapuas

Ade Putra, Jurnalis · Selasa 29 Oktober 2019 01:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 28 340 2122877 jasad-bayi-dengan-kondisi-hancur-mengapung-di-sungai-kapuas-hgD2pFPGos.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

PONTIANAK - Nahkoda perahu, Nahu (57) terkejut bukan kepalang saat menemukan sesosok mayat bayi laki-laki ditumpukan sampah yang mengapung di Sungai Kapuas, tepat di kawasan penyeberangan kapal fery, Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (28/10/2019).

Kapolsek Pontianak Utara, Kompol Abdullah Syam mengatakan, saksi menemukan mayat bayi tersebut ketika hendak mengambil penumpang.

"Saksi hendak menarik tali sepit (speedboat) memindahkan posisi sepitnya untuk mengambil penumpang. Saksi melihat ada bungkusan kain yang mencurigakan dengan posisi berada di antara tumpukan sampah yang mengapung," kata Abdullah.

Lalu, kata dia, saksi tersebut mengambil bungkusan kain itu dan menekannya. "Saksi mengatakan, saat ditekan terasa seperti bayi. Setelah itu saksi yang merasa curiga membawa bungkusan kain tersebut ke pangkalan sepitnya. Kemudian membuka bungkusan kain tersebut," terang Abdullah.

 Mayat Bayi

Setelah dibuka, ternyata bungkusan kain tersebut berisi mayat bayi berjenis kelamin laki-laki. Dengan keadaan sudah membengkak dan sebagian muka serta kepala sudah hancur. Setelah itu saksi menghubungi personel Polsek Pontianak Utara dan Dit Polair Polda Kalbar. Tim gabungan mendatangi lokasi dan segera menghubungi piket Inavis Sat Reskrim Polresta Pontianak.

"Tim Inavis Sat Reskrim Polresta Pontianak yang datang langsung melakukan identifikasi awal. Kemudian membawa jenazah bayi tersebut dibawa ke RSUD dr Soedarso dan rencananya akan diserahkan kepada Dinas Sosial," terangnya lagi.

Saat ini, kata Abdullah, pihaknya masih mengumpulkan sejumlah keterangan dan informasi lainnya. Karena kepolisian menduga bayi tersebut merupakan hasil hubungan di luar nikah yang sengaja dibuang oleh orangtuanya dengan cara dihanyutkan ke Sungai Kapuas.

"Berkaitan dengan hal tersebut, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut oleh untuk mencari tahu keberadaan pelaku serta koordinasi dengan pihak Dinas Sosial terkait pemakaman jenazah bayi tersebut," tutupnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini