RW 04 sendiri memiliki 8 RT yang bermukim di sana. Namun yang paling merasakan dampak penutupan akses jalan ini adalah RT03 dan RT05, di mana warganya mau tak mau harus melalui akses gerbang masuk Balai Kota untuk bisa pulang dan pergi beraktifitas sehari-hari.
"Kita susah juga mau kemana-mana, jalan yang langsung mengarah ke jalan raya ditutup sama proyek ini, jadi harus memutar menumpang akses gerbang Balai Kota. Katanya mau dibukain jalan sendiri buat warga kalau proyek gedung sudah selesai, tapi proyek gedung ini malah enggak selesai-selesai sampai sekarang," keluh R (47), warga yang tinggal di dekat proyek gedung Menara Pandang.

Pembangunan proyek Gedung Menara Pandang ini seolah dipaksakan. Pasalnya, sejak awal proses pengerjaannya, Dinas Bangunan dan Penataan Ruang (DBPR) sulit dikonfirmasi. Padahal anggaran yang digelontorkan sangat besar dalam beberapa tahapan pencairan.
Kini proyek itu tak jelas penyelesaiannya. Secara fisik, progresnya bisa dikatakan baru sekira 70 persen. Banyak bagian gedung yang belum rampung dikerjakan, seperti lift, dinding, kaca besar di bagian puncak menara, tangga, dan sebagainya. Beberapa sumber menyebut, butuh penganggaran lagi pada tahun 2020 agar proyek bisa dituntaskan.
Koordinator Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH) Aco Ardiansyah, mengungkap, pembangunan menara pandang telah berjalan selama dua tahun dengan nominal yang cukup besar. Sayangnya sampai hari ini manfaatnya belum juga bisa dirasakan masyarakat, hingga terkesan terbengkalai atau mangkrak.
Baca Juga: Razia Panti Pijat di Ciputat, Sudut Kamar Dipenuhi Kondom Bekas Pakai

"Dari data yang ada diperoleh, anggaran yang digelontorkan sangat banyak. Lantas apa sebenarnya tujuan dari dibangunnya menara tersebut yang tingginya hingga 70 meter, manfaat untuk publiknya apa? Jangan sampai ini cuma menjadi proyek yg diada-adakan dan berdampak pada penghambur-hamburan APBD," tegas Aco.
"TP4D juga harus bekerja secara baik dan transparan agar masyarakat bisa menilai hasil kinerjanya, dan publik tahu apa hasilnya selama ini. Oleh sebab itu pemerintah Kota Tangsel semestinya merencanakan pembangunan yang tepat sasaran dan mengedepankan prinsip efisiensi dan efektifitas," pungkasnya.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.