nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gadis 10 Tahun Hamil Usai Diperkosa Saudaranya yang Berusia 15

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 13 November 2019 07:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 12 18 2128960 gadis-10-tahun-hamil-usai-diperkosa-saudaranya-yang-berusia-15-TiylAAcV0C.jpg Ilustrasi Foto/Shutter Stock

POSADAS - Seorang anak perempuan berusia sepuluh tahun hamil delapan bulan setelah diperkosa oleh saudara remajanya yang berusia 15.

Melansir Daily Mail, Selasa (12/11/2019) anak itu berasal dari Posadas, di provinsi Misiones Argentina utara. Ia dibawa ke rumah sakit oleh ibunya setelah mengeluh sakit perut dan punggung.

Saat dokter memeriksa gadis yang tidak disebutkan namanya itu, mereka menemukan bahwa dia hamil delapan bulan. Dia kemudian mengungkapkan bahwa saudara lelakinya, menurut laporan setempat.

Para dokter merujuk kasus itu ke kantor polisi khusus wanita dan kasus ini sedang diselidiki. Kantor polisi khusus ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan para penyintas kekerasan gender.

Baca juga: "Maaf Ibu", Pesan Gadis 12 Tahun yang Diperkosa 30 Lelaki Selama 2 Tahun

Baca juga: Kasus Mengerikan Pria Perkosa Bocah 2 Tahun

Menurut media setempat, korban tidak mengerti benar apa yang terjadi dan mengatakan bahwa dia diperkosa oleh kakak laki-lakinya hanya sekali.

Departemen Pembangunan Sosial melaporkan bahwa saudara korban, yang namanya belum terungkap, telah diusir oleh keluarganya.

Kepala Departemen Anak Kementerian Pembangunan Sosial, mengatakan bahwa kehamilan yang dialami gadis itu berisiko bagi dirinya dan janinnya.

Petugas kementerian mengatakan nenek bayi itu akan diberikan hak asuh. Departemen Kehakiman ingin agar gadis yang hamil bisa melanjutkan pendidikannya usai melahirkan.

Media setempat melaporkan bahwa ibu dari gadis itu tidak tahu apa-apa tentang pelecehan seksual dalam keluarganya dan terkejut mengetahui putrinya hamil.

Sedangkan anak lelaki yang diduga memperkosa saudara perempuannya masih di bawah umur, dia tidak dapat dituntut. Dia sekarang berada di bawah pengawasan bibinya setelah dikirim ke pusat anak-anak.

Korban memiliki lima saudara lelaki lain dan mereka semua hidup bersama di lingkungan Santa Rita, di kota Posadas.

Menurut pekerja layanan sosial yang mengunjungi rumah, mereka hidup dalam kondisi yang baik.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini