nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gempa Tektonik M 4,9 Guncang Kepulauan Nias, Terasa Seperti Dilewati Truk

Robert Fernando H Siregar, Jurnalis · Selasa 12 November 2019 20:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 12 608 2129020 gempa-tektonik-m-4-9-guncang-kepulauan-nias-terasa-seperti-dilewati-truk-gSVZXkKHIg.jpg ilustrasi

NIAS - Gempa bumi tektonik Magnitudo (M) 4,9 guncang Kepulauan Nias, Provinsi Sumatera Utara, terjadi sekira pukul 18.42 WIB, Selasa (12/11/2019). Gempa tersebut terasa seperti dilewati truk besar, namun tidak berpotensi Tsunami.

"Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0.87 Lintang Utara dan 97.41 Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 17 kilometer arah Barat Daya Kota Lahomi, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara, pada kedalaman 22 kilometer," ujar Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika wilayah I Medan, Edison Kurniawan kepada Okezone, Selasa (12/11/2019).

Edison Kurniawan menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal, akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menujam di bawah lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan, bahwa gempa bumi itu memiliki mekanisme pergerakan sesar turun.

Ilustrasi

Guncangan gempa bumi itu, kata Edison, dirasakan di daerah Gunungsitoli, Nias Utara, Nias Selatan dan Nias Barat II-III MMI. Getaran juga dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan truk berlalu.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan, bahwa gempa bumi itu tidak berpotensi Tsunami. Hingga Selasa malam 12 November 2019, Pukul 19.10 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock)," ujar Edison Kurniawan.

Baca Juga : Gempa M5.1 Terjadi di Pulau Seram, Warga Rasakan Guncangan Kuat

Kepada masyarakat, pungkas Edison Kurniawan, dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal, cukup tahan gempa ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini