nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Uang Milik Desa Dipakai Umroh, Mantan Kades Ditangkap Polisi

Mulyana, Jurnalis · Selasa 19 November 2019 15:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 19 525 2131755 uang-milik-desa-dipakai-umroh-mantan-kades-ditangkap-polisi-YDZAjY9wuM.jpg ilustrasi

PURWAKARTA - Jajaran Polres Purwakarta, menahan mantan Kepala Desa (Kades) Anjun, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta. Pasalnya, mantan kades itu, kini menjadi tersangka atas dugaan kasus tindak pidana korupsi dengan nilai Rp715 juta. Saat ini, pelaku dengan perawakannya yang kecil itu, telah dijebloskan ke penjara.

Kapolres Purwakarta AKBP Matrius, mengatakan, Adhi Prasetyo menjabat sebagai kades di desa tersebut, periode 2013 sampai 2019. Kasus yang membelitnya yakni dugaan tindak pidana korupsi karena, pelaku telah menyewakan tanah milik desa ke PT Wijaya Karya (Wika) untuk kepentingan proyek kereta cepat.

Ilustrasi

"Tanah yang disewakannya ada dua bidang. Pertama, seluas 4.440 meter persegi di Kampung Anjun. Kedua, seluas 3.371 meter persegi di Kampung Cidadapan," ujar Matrius, kepada Okezone, Selasa (19/11).

Dari dua bidang tanah milik desa itu, pelaku mendapatkan uang sewa senilai Rp715 juta. Oleh PT Wika, uang itu ditransfer sesuai keinginan pelaku ke dua nomor rekening. Yakni, ke nomor rekening desa senilai Rp300 juta. Sisanya, Rp415 juta ke rekening pribadinya.

Uang tersebut, lalu oleh pelaku Adhi Prasetyo digunakan untuk kepentingan pribadi. Salah satunya, umroh ke tanah suci dengan membawa serta istri dan dua anak buahnya di pemerintahan desa.

Selain itu, uang tersebut juga digunakan untuk membangun rumahnya. Serta, membeli mebeler dan sejumlah lukisan. Saat ini, lanjut Matrius, uang ratusan juta itu, hanya tersisa sekitar Rp16 juta. Selebihnya, habis digunakan untuk kepentingan pelaku.

Baca Juga : 6 Terduga Teroris Ditangkap di Cirebon

Atas kejadian itu, pelaku dijerat Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 UU No 31/1999 Jo UU No 20/2001, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dengan acaman, empat sampai 20 tahun penjara.

"Dalam kasus ini, tersangka utamanya yakni mantan kades tersebut. Namun, tak menutup kemungkinan dalam perkembangan kasusnya, ada calon tersangka lainnya," jelas Matrius.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP Handreas Ardian, mengatakan, barang bukti yang disita dari pelaku, yakni surat perjanjian kontrak dengan PT Wika. Dua buku tabungan. Serta, sisa uang yang dikembalikan pelaku senilai Rp16 juta.

"Sudah sepekan, pelaku kita tahan. Serta, kasusnya akan segera P21," ujarnya.

Sementara itu, mantan Kades Anjun, Adhi Prasetyo, mengaku, dirinya tergiur menggunakan uang hasil sewa tanah milik desa, yaitu untuk pergi ibadah umroh. Serta, tadinya uang tersebut akan digunakan sebagai bekal setelah dirinya pensiun dari jabatan kades.

"Saya menyewakan tanah desa itu, antara Maret-Juli 2019 kemarin, sebelum selesai masa jabatan kades," ujarnya dengan wajah tertunduk lesu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini