nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral Cucu Tendang dan Tempeleng Kakek, Begini Cerita Sebenarnya

Kamis 21 November 2019 15:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 21 512 2132734 viral-cucu-tendang-dan-tempeleng-kakek-begini-cerita-sebenarnya-iqQwPDxsNP.jpg Polisi Memborgol Yusminardi, Cucu yang Aniaya Kakek di Kendal, Jawa Tengah (foto: iNews/Eddie Prayitno)

KENDAL – Jagat maya dibuat gempar dengan beredarnya video pendek penganiayaan orang tua yang dilakukan seorang pemuda. Belakangan diketahui, pelaku penganiayaan merupakan Youtuber, Iyus Sinting.

Dalam rekaman video pendek tersebut, pelaku tega menganiaya kakeknya. Pelaku beberapa kaki menendang korban yang sudah dalam posisi tersungkur dan hanya dapat bertahan. Bahkan dalam satu tayangan, tampak pelaku menempeleng wajah korban.

Baca Juga: Viral Anak-Anak Main Lompat Tali dari Ular 

Video yang viral dan menuai kecaman warganet ini terjadi di Dukuh Deles, Desa Kedungboto, Kecamatan Limbangan, Kendal, Jawa Tengah. Kejadian pada Minggu 17 November 2019, namun videonya baru beredar luas pada Rabu 20 November 2019.

Polisi yang mendapat informasi pun menangkap pelaku karena dinilai telah menimbulkan keresahan. Dia diamankan ke Polsek Limbangan untuk diminta keterangan, pada Kamis (21/11/2019).

Ilustrasi (foto: Shutterstock) 

Identitas pelaku penganiayaan yakni Yusminardi (22) yang memilik akun Youtube Iyus Sinting. Kepada petugas dia mengaku tidak tahu jika kejadian itu direkam hingga akhirnya viral.

Pengakuannya, semua bermulai karena rasa emosi hingga memicu kemarahannya yang tak terkendali. “Saya juga tidak tahu kenapa bisa sampai seperti itu. Saya hanya lagi emosi,” ujar Yusminardi seperti dikutip iNews.

Menurut pelaku, emosinya tersulut lantaran sewaktu mandi mendapati ada pelet atau pakan ikan dalam bak penampungan air. Bahkan, beberapa pelet sempat masuk ke mulut saat dia berkumur dan sikat gigi.

“Awalnya lagi bersihin tempat ikan. Saya sudah pindahkan ikannya ke tempat lain. Tapi ikan itu dimasukkan kakek saya ke dalam bak mandi dan diberi makan. Di situlah saya merasa emosi,” katanya.

Yusminardi mengaku khilaf dan menyesali perbuatannya. Dia juga pasrah jika harus mendapat ganjaran atas perbuatannya.

Sementara Wasidi, kakek pelaku sekaligus korban penganiayaan dalam kejadian tersebut tak sekalipun marah. Dia beberapa kali memohon polisi agar jangan membawa dan memborgol cucu yang menganiayanya.

Wasidi bahkan memeluk dan mengecup cucu hingga meneteskan air mata ketika polisi membawanya ke Unit PPA Polres Kendal.

Kapolsek Limbangan Iptu Agus Riyanto mengatakan, kejadian penganiayaan masih dalam pendalaman. Pelaku tidak mengetahui perbuatannya direkam sepupunya yang masih kelas V SD hingga akhirnya viral.

Baca Juga: Viral Mobil Plat Merah Parkir Sembarangan Halangi Jalur Kereta Api 

“Mereka sudah saling maaf memaafkan. Karena masih keluarga, mereka meminta agar kasus ini tidak berlanjut,” kata Agus.

Diketahui, pelaku sejak masih kecil sudah ikut tinggal bersama korban. Dia baru pulang bekerja di Malaysia. Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan lanjutan, sedangkan ponsel yang digunakan untuk merekam telah diamankan sebagai barang bukti.

Viral Mobil Plat Merah Parkir Sembarangan Halangi Jalur Kereta Api

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini