nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pria Paruh Baya Bacok Marbot Musala Gara-Gara Dilarang Mandi

Sabtu 30 November 2019 13:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 30 340 2136317 pria-paruh-baya-bacok-marbot-musala-gara-gara-dilarang-mandi-zJtyGci4dY.JPG Pelaku pembacokan terhadap marbot musala di Pandeglang, Banten (Foto: iNews.id)

PANDEGLANG - Seorang pria di Pandeglang, Banten membacok marbot hanya gara-gara dilarang mandi di bilik musala. Akibatnya, korban menderita luka di bagian kepala, dan masih dalam penanganan medis rumah sakit.

Pelaku, Suheli (50), warga Kampung Kuranten, Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari, awalnya terlibat cekcok dengan korban, Rohin (60), seorang marbot musala di kawasan tersebut. Akar masalahnya lantaran warga mengalami krisis air bersih.

"Karena sedang kekeringan, warga biasa mengambil air dari musala untuk keperluan harian mereka," kata Kapolsek Majasari, Kompol Doharan Siregar, dilansir dari iNews.id, Sabtu (30/11/2019).

Namun karena akan melangsungkan Salat Jumat, kata dia, korban membatasi warga yang mengambil air di sana dengan cara mengunci bilik penyimpanan air. Sebab jika tidak, akan banyak dari orang berwudhu di sana sebelum ke masjid.

Sedangkan pelaku datang ke sana untuk mandi sehabis berkebun. Begitu mendapati bilik penyimpanan air terkunci, dia lantas mencari korban dan meminta agar pintunya bisa terbuka.

"Tapi korban menolak membukanya, sehingga terjadilah cekcok hingga berujung penganiayaan tersebut," ujar dia.

Korban mengalami luka di bagian kepala dan dagu sebelah kiri. Kini Rohin masih mendapatkan penangan medis rumah sakit. Sementara pelaku yang sempat kabur, kini telah diringkus polisi.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini