Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ganjar Segera Panggil Perusahaan Pencemar Sungai Bengawan Solo

Taufik Budi , Jurnalis-Sabtu, 30 November 2019 |21:32 WIB
Ganjar Segera Panggil Perusahaan Pencemar Sungai Bengawan Solo
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (foto: Okezone)
A
A
A

SEMARANG - Pencemaran Sungai Bengawan Solo menjadi perhatian serius Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Dalam waktu dekat, pihaknya akan memanggil sejumlah perusahaan yang terindikasi melakukan pencemaran di sungai tersebut.

Ganjar mengatakan, sampai saat ini tim terus berupaya mengumpulkan data di lapangan terkait tercemarnya aliran Sungai Bengawan Solo. Tim tidak hanya terdiri dari dari Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Jateng, namun beberapa Kabupaten/Kota di sepanjang aliran sungai juga dilibatkan.

Baca Juga: Atasi "Pipa Siluman" Cemari Bengawan Solo, Ganjar Gandeng Khofifah 

"Tim LHK sudah turun, dibantu Pemkab Blora, Solo, Karanganyar, Sukoharjo, dan beberapa di Wonogiri. Tim sudah mengumpulkan beberapa sampel air, lalu dinas ESDM kami minta checking dan sudah terkumpul hasilnya," kata Ganjar saat ditemui di rumah dinasnya, Puri Gedeh Kota Semarang, Sabtu (30/11/2019).

Pencemaran Aliran Sungai Bengawan Solo (foto: DLH Blora)Pencemaran Aliran Sungai Bengawan Solo (foto: DLH Blora) 

Rencananya, pekan depan semua hasil temuan dari tim akan dirapatkan. Setelah itu, akan diambil tindakan-tindakan sesuai hasil temuan.

"Hasilnya sudah terkumpul, minggu depan kami rapatkan," tambahnya.

Meski demikian, Ganjar belum bisa memastikan sanksi yang akan diberikan kepada pihak-pihak terduga bersalah. Namun dari laporan yang sudah ada, didapat indikasi beberapa potensi yang menjadi penyebab pencemaran, yakni industri tekstil, peternakan babi, dan alkohol.

"Indikasi itu yang kemarin terkumpul. Kita lihat nanti prosesnya seperti apa, apakah faktor kesengajaan atau yang lain. Nanti kita akan panggil mereka," pungkasnya.

Sekadar diketahui, Sungai Bengawan Solo tercemar limbah yang diduga dari industri tekstil, kotoran babi, dan alkohol. Akibat pencemaran yang cukup tinggi, air Bengawan Solo tidak dapat digunakan untuk sumber air bersih. Padahal, banyak warga di sepanjang aliran sungai tersebut yang mengandalkan air bersih dari Bengawan Solo.

Baca Juga: Limbah Buangan Ciu Cemari Saluran Irigasi Warga Sukoharjo 

Pencemaran Aliran Sungai Bengawan Solo (foto: DLH Blora)	Pencemaran Aliran Sungai Bengawan Solo (foto: DLH Blora)

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Ammy Rita mengatakan, dari hasil investigasi, Bengawan Solo tercemar oleh limbah dari industri kecil alkohol, batik, dan peternakan babi.

"Sejak ada aduan masyarakat mengenai pencemaran air Bengawan Solo, kami langsung menerjunkan tim. Dari sampel air sungai yang diambil, memang ditemukan pencemaran cukup signifikan," kata Ammy, Rabu 20 November.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement