nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Atasi "Pipa Siluman" Cemari Bengawan Solo, Ganjar Gandeng Khofifah

Taufik Budi, Jurnalis · Jum'at 13 September 2019 19:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 13 512 2104579 atasi-pipa-siluman-cemari-bengawan-solo-ganjar-gandeng-khofifah-NAPEGRCpct.jpeg Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (Foto : iNews/Taufik Budi)

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa terkait pencemaran di Sungai Bengawan Solo. Sementara diduga pencemaran itu akibat adanya "pipa siluman".

Ganjar mengatakan bertemu dengan Khofifah saat takziah Presiden ketiga RI, BJ Habibie. Ia membahas pencemaran itu ketika bertemu. Karena saat Khofifah mencalonkan diri sebagai Gubernur Jatim, Ganjar mengaku diajak untuk bersama-sama menangani persoalan di Bengawan Solo.

"Tidak hanya Blora, jadi pas takziah Pak Habibie ketemu Mbak Khofifah untuk bareng-bareng selesaikan. Tadi malam saya rapat persiapan kongres sampah juga bahas itu," kata Ganjar di kantornya, Jalan Pahlawan Semarang, Jumat (13/9/2019).

Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah, kata Ganjar, masih bekerja terkait pencemaran di Bengawan Solo. Sementara diketahui ada beberapa "pipa siluman" yang mengeluarkan limbah dari pabrik. Pipa itu tembus di dasar sungai.

ilustrasi pencemaran sungai. (Dok Okezone)

"Kemarin ada 'pipa siluman', masuknya ke bawah. Kita tidak pernah tahu, ternyata di bawah. Kita akan edukasi agar pabrik-pabrik membuat IPAL (instalasi pengolahan air limbah-red)," ujar Ganjar.

Untuk letak tepatnya pipa-pipa siluman itu, Ganjar mengaku belum mengetahui persis. Namun ia meyakini tidak hanya satu titik.


Baca Juga : Limbah Buangan Ciu Cemari Saluran Irigasi Warga Sukoharjo

"Belum tahu (lokasi tepatnya-red). Ada di beberapa tempat. Kalau nemu air ireng (hitam), abang (merah), tiba-tiba biru itu benar-benar tercemar," tuturnya.

Sekadar diketahui, aliran Sungai Bengawan Solo yang melintasi wilayah Kecamatan Cepu, Blora, tercemar parah. Kondisi air berwarna hitam pekat, berbusa, bahkan mengeluarkan bau tak sedap.


Baca Juga : Air Baku Tercemar Limbah Ciu, Bagaimana Nasib Warga Solo?

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini