Jokowi ingin manajemen logistik beras bisa berjalan dengan baik lantaran produksi beras dalam negeri tidak merata di seluruh Tanah Air.
"Beras Bulog ada yang surplus dan defisit. Sehingga aspek ketersediaan menjadi hal yang penting, juga keterjangkauan terhadap pasokan juga penting. Saya melihat kuncinya efesiensi dan kehandalan dalam manajemen logistik," papar dia.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta jajarannya membenahi pengelolaan cadangan beras penerintah, hingga meminimalisir adanya penumpukan stok beras yang tidak tersalurkan.
"Ini harus jauh-jauh hari kita pikirkan dan kita putuskan di samping meningkatkan biaya perawatan juga akan berpotensi menurunkan penumpukan beras yang ada," ujarnya.
Baca Juga: Istana: Stafsus Milenial Beri Masukan untuk Pidato Jokowi
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.