nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Tahun Diserang Lupus, Wanita Muda Ini Hanya Terbaring Lemas

Azhari Sultan, Okezone · Sabtu 14 Desember 2019 14:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 14 340 2141843 2-tahun-diserang-lupus-wanita-muda-ini-hanya-terbaring-lemas-rns6bQPAjo.jpg Novriadi menemani sang istri (foto: Okezone.com/Azhari)

JAMBI - Septiani (28) warga RT 24, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi ini hanya bisa berbaring lemas di rumahnya yang sederhana.

Pasalnya, dari diagnosa dokter, istri dari Novriadi sejak Desember tahun 2017 lalu diserang penyakit Lupus. Akibatnya, persendian dibagian lututnya lemah. Bahkan untuk duduk pun dia tidak bisa.

"Sakitnya tiba-tiba, terus lututnya lemah, kalau sudah duduk berdiri tidak bisa. Perkiraan dokter kemarin peradangan pada sendi, karena tujuh dokter sudah menyatakan seperti itu. Pas di cek di labor, istri saya kena RA, makanya pembengkaan dibagian lututnya," ungkap Novriadi kepada sejumlah media, Sabtu (14/12/2019).

Tidak hanya itu, dia menambahkan, apabila badannya panas, istrinya tidak bisa bergerak atau lemas. Jika di pagi hari kakinya terasa kaku.

 Penyakit Lupus

Usai lebaran tahun 2018 lalu, ujarnya, istrinya juga pernah drob selama sebulan. Kemudian, setelah itu seperti ada perubahan, namun badan Septiani yang diserang. Makin lama makin kurus, dan akhirnya terbaring lemas.

"Normalnya dulu berat badannya 55 kg dan sekarang 35 kg, yang turun drastis setahun terakhir ini," tuturnya sembari melihat istrinya yang terbaring pilu.

Saat ini, katanya, istrinya tidak bisa makan seperti orang lainnya. "Dan sekarang makanannya hanya susu yang tidak berasal dari susu dan makan bubur serta makan buah yang lembut," imbuhnya.

Akibat derita yang dialami Istrinya tersebut, Novriadi harus rela mengundurkan diri dari pekerjaannya. Saat ini, dirinya hanya bisa merawat istri dan anaknya di rumah.

"Saya sudah 10 tahun kerja di perusahaan obat, dan sekarang nganggur urus istri. Pagi antar sekolah, masak dan tidak sempat kerja di swasta," tukasnya.

Untuk menghidupi keluarganya sehari-hari, dia hanya mengandalkan dari hasil melatih bela diri Taekwondo.

"Kita tidak bekerja lagi, tapi sekarang hanya mengandalkan dari pelatih Taekwondo. Dari situlah untuk makan dan merawat istri," kata Novriadi.

Mengetahui warganya menderita penyakit tertentu di media sosial (medsos), Wali Kota Jambi Syarif Fasha langsung menjengguk Septiani dikediamannya. Bahkan, setelah melihat kondisi yang memprihatinkan dia akan membantu biaya untuk kesembuhannya.

"Menderita penyakit Lupus, kondisinya sudah lemas. Kita akan berikan rujukan ke rumah sakit yang memiliki dokter spesialis mengenai penyakit Lupus ini," ujarnya.

Kemungkinan juga, sambungnya, akan dirujuk ketingkat yang lebih tinggi lagi, seperti di Palembang.

Selanjutnya, Fasha berharap semoga Septiani cepat disembuhkan dan dipulihkan lagi kesehatannya seperti semula.

"Untuk keluarga agar selalu mensuport Septiani agar mentalnya kuat dan punya keinginan sembuh dari penyakitnya," tutur Wali Kota.

Sebelum meninggalkan rumah Novriadi, Wali Kota Jambi juga memberikan bantuannya dan disambut gembira dan haru keluarga Novriadi.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini