Prancis Larang Wanita Ini Jual Lukisan Bernilai Rp371 Miliar yang Ditemukan di Dapurnya

Rachmat Fahzry, Okezone · Jum'at 27 Desember 2019 07:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 26 18 2146339 prancis-larang-wanita-ini-jual-lukisan-bernilai-rp371-miliar-yang-ditemukan-di-dapurnya-mQuNVkHMiv.jpg Christ Mocked, lukisan karya seniman Italia Cimabue. (Foto/Wikipedia Commons)

PARIS - Prancis melarang seorang wanita menjual karya seni dari abad ke-13 yang ditemukan tergantung di dapurnya kepada pembeli asing.

Karya seni itu dilukis oleh seniman Florentine Cimabue, berjudul Christ Mocked, awalnya terjual dengan harga lebih dari 24 juta euro (sekira 371 juta) kepada kolektor yang tingga di Amerika Serikat (AS).

Lukisan tersebut sebelumnya selama puluhan tahun tergantung di dapur seorang wanita Prancis tua dan pemiliknya menganggapnya lukisan itu tidak penting.

Baca juga: Lukisan yang Dicuri Nazi Ditemukan di Museum New York oleh FBI

Baca juga: Lukisan Gua Tertua di Dunia Ada di Indonesia

Dalam pelelalangan pada pada bulan Oktober, lukisan itu terjual kepada kolektor swasta di AS, namun pemerintah Prancis memblokir penjualan pada minggu ini setelah mengklasifikasikan karya seni tersebut sebagai harta nasional.

Mengutip Daily Mail, Kamis (26/12/2019) Prancis sekarang memiliki waktu 30 bulan untuk mengumpulkan dana agar bisa memiliki lukisan itu.

Foto/AP

Menteri Kebudayaan Prancis Franck Riester mengatakan pemblokiran penjualan “memberi kita waktu untuk memobilisasi semua upaya untuk pekerjaan luar biasa ini untuk memperkaya koleksi nasional kita”.

Kementerian kebudayaan Prancis berharap bisa memiliki lukisan itu sehingga bisa bergabung dengan Santa Trinita Maestà, karya seni Cimabue lainnya yang telah dipajang di Museum Louvre.

Lelang Philomène Wolf melihat lukisan itu pada Juni ketika memeriksa rumah wanita itu di Compiegne di Prancis utara. Pemilik rumah sebelumnya mengira lukisan tersebut adalah ikon Rusia yang warnanya telah memudar.

Wolf menyarankan dia membawanya ke ahli untuk evaluasi.

Lukisan kecil, berjudul Christ Mocked, berukuran sekitar 24cm kali 20cm.

Pakar seni mengatakan itu mungkin bagian dari diptych yang lebih besar yang dilukis Cimabue sekitar tahun 1280, di mana dua panel lainnya dipajang di New York dan Galeri Nasional di London.

Cimabue secara luas dianggap sebagai leluhur dari Renaisans Italia. Dia melepaskan diri dari gaya Bizantium yang populer di Abad Pertengahan dan mulai memasukkan unsur-unsur gerakan dan perspektif yang menjadi ciri lukisan Barat.

Spesialis di galeri Turquin di Paris yang memeriksa lukisan itu dan menyimpulkan bahwa lukisan itu memiliki ciri khas Cimabue.

Stephane Pinta, seorang spesialis seni Turquin, menunjuk pada persamaan dalam ekspresi wajah dan bangunan, serta teknik pelukis untuk menyampaikan cahaya dan jarak.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini