CIREBON - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi prihatin dengan terjadinya banjir di Tol Cikopo-Paliman (Cipali) KM 136 arah Jakarta sekitar Cikedung, Indramayu, Jawa Bara, pada Selasa 31 Desember 2019 kemarin.
Hari ini, Budi berencana meninjau langsung Tol Cipali dengan helikopter sekaligus mencari tahu penyebab pasti banjir menggenangi tol tersebut, untuk ditanggulangi agar kejadian serupa tak terulang.
"Kita prihatin tentang kejadian itu, makanya saya nanti mau overview naik heli. Kita mau lihat di mana dan bagaimana, " kata Budi kepada Okezone di Terminal Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat, Rabu (1/1/2020).
Budi menuturkan, dirinya bersama dengan Dirjen Darat Kemenhub, serta Kementerian PUPR sedang mencari penyebab-penyebab terjadinya banjir yang menggenangi ruas Tol Cipali KM 136.
"Kami juga bersama dengan Dirjen Darat, Kemntrian PUPR sedang menginventarisasi apa penyebab-penyebabnya. Kalau tahu penyebabnya kita akan selesaikan agar tidak terjadi lagi, " ujar Budi.
Banjir di Tol Cipali (Istimewa)
Guna mengantisipasi kejadian serupa khususnya selama arus balik musim libur Natal dan Tahun Baru 2020, Kemenhub akan menerjunkan tim untuk menyisir Tol Cipali.
Baca juga: Tol Cipali KM 136 Banjir
"Hari-hari ke depan ini juga tim kami akan menyisir penyebabnya apa, pada saat mudik arus balik,” ujarnya.
Budi memperkirakan puncak arus balik libur Tahun Baru 2020 terjadi hari ini dan 5 Januari nanti.
Banjir yang merendam Tol Cipali KM 136 kemarin sempat menimbulkan kemacetan kendaraan di jalur A dan B.