nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Pastikan Penusukan Ojol di Dago Bandung adalah Prank

CDB Yudistira, Jurnalis · Jum'at 10 Januari 2020 09:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 10 525 2151348 polisi-pastikan-penusukan-ojol-di-dago-bandung-adalah-prank-5U4H979Gt4.jpg Ilustrasi penusukan. (Foto: Shutterstock)

BANDUNG – Polisi telah memastikan kejadian penusukan pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Dago Resort, Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, merupakan prank atau gurauan belaka.

Pihak kepolisian pun telah membuktikan kasus tersebut merupakan rekayasa. Pengemudi ojol berinisial FAW (18) pun telah mengakui candaan itu.

Baca juga: Pengemudi Ojol Ditusuk OTK di Dago Bandung 

"Saya memastikan prank sih tidak ya, cuma itu anak itu merekayasa," kata Kapolsek Cimenyan Kompol Sumi, Jumat (10/1/2020).

Ia menuturkan, rekayasa itu diketahui saat dilakukan penyidikan dari laporan tersebut. Saat itu usai memintai keterangan FAW, polisi kemudian melakukan rekonstruksi.

Ketika rekonstruksi, FAW mengakui bahwa dirinya merekayasa kejadian tersebut.

"Itu sudah dari hasil pemeriksaan saya dulu, setelah itu baru saya lakukan rekonstruksi. Pada saat itu dia mengakui, baru saya BAP ulang lagi," ucap Sumi.

Baca juga: Polisi Duga Penusukan Ojol di Dago Bandung Prank 

Dia menyebut FAW dapat dikenakan pasal keterangan palsu. Namun karena yang bersangkutan di bawah umur, polisi tidak melanjutkan proses pidananya.

"Kita berikan sanksi sosial ya, karena dia masih di bawah umur," jelasnya.

FAW telah mengakui perbuatannya yang merekayasa soal penusukan dirinya. Ia bahkan telah melakukan permintaan maaf kepada semua pihak dalam video yang tersebar di sebagian grup pesan aplikasi WhatsApp.

"Assalammualaikum, dengan adanya ini saya ingin minta maaf sebesar-sebsarnya kepada Ibu Kapolsek dan Bapak Kapolresta berserta jajarannya atas kejadian di daerah Jalan Dago Resort dengan pelaporan penusukan terhadap diri saya sendiri," ucap FAW dalam video tersebut.

Baca juga: Tuduh Jadi Selingkuhan Istri, Keponakan Tikam Paman dengan Keris 

"Berita laporan itu berita rekayasa dan bisa disimpulkan adalah berita bohong. Sekali lagi saya minta maaf sebesar-besarnya kepada Polsek dan Polresta dan media, rekan-rekan ojol, pihak Gojek, orangtua saya, dan masyarakat. Atas ini saya menyesal," sambungnya.

Seperti diketahui, FAW ditemukan tergeletak di Jalan Raya Kawasan Dago Resort, Kabupaten Bandung, pada Senin 6 Januari 2020. Ketika ditemukan, ia dalam keadaan terluka seperti ditusuk benda tajam.

Sempat mendapat perawatan medis, FAW pun dipulangkan. Polisi tidak mendapati adanya barang yang hilang dari korban.

Baca juga: Sopir Angkot Tewas Ditusuk Kakak-Adik Setelah Cekcok Patungan Beli Narkoba 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini