nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pesawat Buang Bahan Bakar di Atas Sekolah Dasar, 17 Siswa Terluka

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 15 Januari 2020 10:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 15 18 2153060 pesawat-buang-bahan-bakar-di-atas-sekolah-dasar-17-siswa-terluka-JeBM2LrvGC.jpg Pesawat Delta Airlines itu harus kembali ke bandara sesaat setelah lepas landas. (Foto: Reuters)

LOS ANGELES - Sebuah pesawat penumpang yang melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Los Angeles membuang bahan bakar ke taman bermain sekolah, melukai sedikitnya 17 anak-anak dan beberapa orang dewasa. Para korban terpaksa dirawat karena iritasi kulit dan masalah pernafasan akibat kejadian itu.

Penerbangan Delta Airlines kembali ke bandara dan melakukan pendaratan darurat karena mengalami masalah mesin. Menurut aturan penerbangan bahan bakar dapat dibuang dalam situasi seperti itu, namun hanya di atas area yang ditentukan dan pada ketinggian yang tinggi.

Semua korban yang terluka di Sekolah Dasar Park di Cudahy, sekira 26 kilometer sebelah timur bandara, adalah anak-anak. Menurut laporan Los Angeles Times, dua kelas sekolah dasar itu sedang berada di luar saat pesawat tersebut membuang bahan bakarnya.

Wali Kota Cudahy, Elizabeth Alcantar mengatakan kepada surat kabar itu: "Saya sangat sedih. Ini sekolah dasar, ini anak-anak kecil."

Delta Airlines mengonfirmasi dalam sebuah pernyataan bahwa pesawat penumpang telah melepaskan bahan bakar untuk mengurangi berat pendaratannya. Badan penerbangan federal Amerika Serikat (FAA) mengatakan kepada Reuters bahwa mereka akan menyelidiki insiden ini.

"FAA secara menyeluruh menyelidiki keadaan di balik insiden ini. Ada prosedur pembuangan bahan bakar khusus untuk pesawat yang beroperasi masuk dan keluar dari bandara utama AS,” kata Juru Bicara FAA, Allen Kenitzer sebagaimana dilansir BBC, Rabu (15/1/2020).

"Prosedur-prosedur ini menyerukan agar bahan bakar dibuang di tempat-tempat yang tidak dihuni, yang biasanya berada di tempat yang lebih tinggi sehingga bahan bakar terurai dan tersebar sebelum mencapai tanah."

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini