nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jambret Ditembak Mati, Keluarga dan Pengantar Jenazah Lempari Kantor Polisi

Herman Amiruddin, Jurnalis · Rabu 15 Januari 2020 07:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 15 609 2152996 jambret-ditembak-mati-keluarga-dan-pengantar-jenazah-lempari-kantor-polisi-jj5fGGGHGH.jpg Keluarga residivis jambret lempari Mapolsek Bontoala. (Foto: Herman Amiruddin/Okezone)

MAKASSAR – Seorang jambret kawakan, Wiwin alias Tumbal (25), ditembak mati setelah coba melawan petugas kepolisian saat akan ditangkap di rumahnya, Jalan Tinumbu, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Penangkapan Tumbal berdasarkan laporan polisi. Di mana sudah delapan kali melakukan pencurian disertai kekerasan dan beraksi seorang diri.

Baca juga: Rampas HP Korban Banjir Pakai Celurit, Remaja di Bekasi Diciduk Polisi 

"Pelaku beberapa kali lolos dari penangkapan," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko kepada wartawan, Selasa 14 Januari 2020.

Proses penangkapan mengundang perhatian warga dan berlangsung cukup tegang karena pelaku melawan petugas dengan mengayunkan senjata tajam ke arah petugas yang hendak menangkapnya.

Baca juga: Rampas HP Pelajar SMP, Jambret Nyaris Tewas Dihakimi Massa 

Sementara itu, bentrokan terjadi ketika jenazah Tumbal akan dibawa ke tempat permakaman di Kabupaten Maros. Pihak keluarga tidak terima Tumbal tewas ditembak polisi pada Senin malam.

Pengantar jenazah lalu melempari kantor polisi menggunakan balok kayu ketika melintas di depan Mapolsek Bontoala, sekira pukul 11.00 Wita, Selasa 14 Januari 2020.

Kapolsek Bontang Kompol Andriany Lilikay yang dikonfirmasi membenarkan. Saat itu, kata dia, tiba-tiba pengantar jenazah ngotot berbelok masuk ke Mapolsek Bontoala yang berada di Jalan Sunu dengan membawa jenazah.

Baca juga: Waspada, Jambret Incar HP yang Disimpan di Dashboard Motor 

"Peristiwa ini terjadi sekitar 10 menit. Jadi kami luruskan arusnya, tidak berbelok ke Polsek. Saya perintahkan anggota untuk menghalau, tidak boleh ada pengantar jenazah yang boleh mendatangi Polsek," jelasnya.

Andriany menjelaskan pengantar jenazah yang melempar dan ngotot masuk ke mapolsek, kemudian dengan cepat diatasi setelah pihak kepolisian bernegosiasi dengan keluarga Tumbal.

"Semua diredam saat saya bernegosiasi dengan keluarga pelaku yang meninggal dunia," tutur Andriany.

Baca juga: Perempuan di Pekanbaru Dijambret Kemudian Diseret hingga Pingsan 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini