Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mempelai Kecelakaan, Pasangan Ini Menikah di Rumah Sakit

Kuntadi , Jurnalis-Minggu, 19 Januari 2020 |10:59 WIB
Mempelai Kecelakaan, Pasangan Ini Menikah di Rumah Sakit
Muhammad Adi Saputra dan Suprapti Melangsungkan Pernikahan di RSUD Wates, Kulonprogo (foto: iNews/Kuntadi)
A
A
A

KULONPROGO – Cinta adalah rahasia, yang merupakan takdir dari sang Pencipta. Tidak ada yang pernah tahu, kapan dan di mana akan melaksanakan pernikahan. Hal inilah yang dirasakan oleh pasangan Muhammad Adi Saputra (26) dan Suprapti (25).

Lantaran pengantin pria kecelakaan lalu lintas, ijab kobul pernikahan terpaksa dilakukan di bangsal Dahlia RSUD Wates, Kulonprogo, Minggu (19/1/2020).

Dengan tergolek di tempat tidur, Muhammad Adi Saputra membaca ijab kobul yang dipimpin oleh penghulu KUA Wates, Zamroni. Sedangkan wali nikah adalah Kamidi, yang merupakan bapak dari Suprapti.

Muhammad Adi Saputra dan Suprapti Jalani Pernikahan di RSUD Wates, Kulonprogo (foto: iNews/Kuntadi)	 

Pernikahan yang sederhana, namun khidmat, dalam satu kali ucapan pasangan yang sudah delapan tahun pacaran ini sah menjadi pasangan pengantin.

Penghulu KUA Wates Zamroni mengatakan meski di rumah sakit persyaratan pernikahan harus dipenuhi. Baik mas wali nikah, mas kawin, hingga saksi-saksi. Hanya prosesnya lebih singkat tanpa ada pengantar dan sambutan-sambutan.

Sedianya pernikahan akan dilaksanakan di rumah mempelai perempuan. Namun karena pengantin pria kecelakaan akhirnya dilaksanakan di rumah sakit. Namun langsung ijab kobul dengan mas kawin seperangkat alat salat.

“Karena kondisi dibuat lebih singkat dan tadi sudah terlaksana dan sah,” kata Zamroni.

Sebagai petugas pencatat nikah, dia belum bisa mengeluarkan buku nikah, karena harus ditandatangani. Sementara pengantin pria tangannya masih sakit dan belum bisa tanda tangan. Nanti setelah sehat mereka harus ke KUA untuk tanda tangan buku nikah.

“Kalau kartu nikahnya sudah, besok kalau sudah sehat (pengantin) ke kantor untuk tandatangan buku,” tuturnya.

Pengantin Pria Muhammad Adi Saputra, mengaku bersyukur bisa melaksanakan pernikahan di rumah sakit. Meski tergolek, tapi saudara dan teman-temannya tetap datang menyaksikan pernikahannya.

Padahal rencana pesta pernikahan sudah dipersiapkan dengan baik oleh kedua keluarga. “Meski kondisi saya seperti ini saya tetap senang, bahagia,” ucap warga Pedukuhan II, Desa Demen, Kecamatan Temon Kulonprogo ini.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement