nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Antisipasi Virus Korona, Penumpang di Bandara Adisujtipto Yogyakarta Wajib Jalani Screening

Kuntadi, Jurnalis · Kamis 23 Januari 2020 22:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 23 510 2157433 antisipasi-virus-korona-penumpang-di-bandara-adisujtipto-yogyakarta-wajib-jalani-screening-ya1iquqSYS.jpg Foto Istimewa

SLEMAN - PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta melakukan pengawasan, dan pemeriksaan kepada penumpang untuk mengantisipasi penularan virus korona dan penyakit menular lainnya.

Setiap penumpang yang tiba dari luar negeri, wajib menjalani screening menggunakan body thermal scanner. Hingga saat ini tidak ada satupun penumpang yang dicurigai memiliki gangguan kesehatan.

 Baca juga: Antisipasi Penyebaran Virus Korona, Bandara Sam Ratulangi Manado Pasang Thermal Scanner

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Bandara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta, Agus Pandu Purnama mengatakan, semua penumpang di pintu kedatangan Internasional dipantau suhu tubuhnya. Bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas IV Yogyakarta, setiap penumpang menjalani screening menggunakan body thermal scanner.

“Semua penumpang khususnya di kedatangan pintu Internasional kita cek. Hasilnya masih negatif dan tidak ada yang dideteksi mengalami gangguan kesehatan,” jelas Pandu kepada wartawan, Kamis (23/1/2020).

 Baca juga: Menkes Ingatkan Pihak BRI Tak Sembarangan Keluarkan Pernyataan Terkait Virus Korona

Saat ini, di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, ada dua penerbangan Internasional, yakni tujuan Kuala Lumpur, Malaysia dan Singapura. Jika nanti ada penumpang dengan indikasi suhu tubuh yang tinggi, akan dikarantina dalam ruang isolasi.

“Kalau ada potensi membawa penyakit atau wabah menular maka penumpang yang bersangkutan kemudian akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat Dr Sardjito,” terang Pandu.

Pemeriksaan ini, kata Pandu, tidak hanya menyasar kepada para penumpang saja. Namun juga crew dan awak pesawat yang melayani rute Internasional. Sama dengan penumpang, mereka juga akan menjalani scanner di pintu kedatangan.

Maskapai yang melayani rute Internasional, kata Pandu, perlu menyerahkan dokumen General Declaration untuk menilai apakah terdapat penumpang sakit yang berpotensi menular. Seluruh pemeriksaan dilakukan sesuai dengan prosedur dari KKP, sebagai instansi yang menangani pencegahan penyakit KKMD (Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia).

“Kita lakukan sesuai prosedur, untuk pencegahan penyebaran virus korona, juga potensi penyakit lainnya,” tegas Pandu.

Sementara di Bandara Internasional Yogyakarta (Yogyakarta International Airport) yang ada di Kulonprogo, belum menerapkan sistem ini. Saat ini bandara yang terletak di Kulonprogo ini baru melayani rute penerbangan domestik. Sehingga belum dilakukan pengecekan.

“di YIA tidak, karena penerbangan disana baru domestik,” tutur Pandu, yang juga menjabar Pelaksana Tugas Sementara GM YIA.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini