nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

RSUD Sultan Imanuddin Siapkan Ruang Isolasi Khusus untuk Penanganan Virus Korona

Sigit Dzakwan, Jurnalis · Selasa 28 Januari 2020 16:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 28 340 2159590 rsud-sultan-imanuddin-siapkan-ruang-isolasi-khusus-untuk-penanganan-virus-korona-S0C5St0c2v.jpg Ilustrasi Bandara (Foto: Okezone)

KOTAWARINGIN BARAT - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanuddin, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, langsung sigap membuat ruang isolasi khusus untuk pasien yang terkena suspek Virus Korona.

Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, dr Fahruddin mengatakan ruang khusus isolasi pasien penderita Virus Korona tersebut merupakan tindaklanjut instruksi dari Kementerian Kesehatan.

"Surat dari Kemenkes diterima pada 23 Januari 2020. Hari ini juga kami langsung rapat koordinasi terkait penanganan virus Corona bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP)," kata dr Fahruddin, Selasa (28/1/2020).

Lebih lanjut, dr Fahruddin menjelaskan pihaknya telah menyiapkan lima Alat Pelindung Diri (APD) yang digunakan untuk tim medis yang meliputi dokter spesialis penyakit dalam, spesialis anak, spesialis paru, dan tenaga laboratorium.

"Khusus tim medis tinggal mengasah keterampilannya saja terkait penanganan pasien yang terjangkit virus tersebut. Demikian juga kami juga menyiapkan bahan sekali pakai," kata dr Fahruddin.

Virus

Baca Juga: Pasien Terduga Terinfeksi Virus Korona di Jambi Ternyata Warga China

Sementara itu, Diketahui Kabupaten Kobar berdekatan dengan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang masuk dalam daftar zona rawan penyebaran virus korona. Untuk mengantisipasi virus itu, pelabuhan dan bandara di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng telah dipasang dua alat Thermos Scanner permanen.

"Thermos scanner permanen yang terpasang dapat mendeteksi suhu tubuh melalui kamera CCTV yang terpantau melalui monitor," kata Kepala Seksi Pengendalian Kekarantinaan dan Surveilance Epidemiologi (PKSE) KKP Kelas III Sampit, Sahuri via telepon, Senin (27/1/2020).

Ia menjelaskan, Thermos Scanner berfungsi untuk mendeteksi suhu tubuh penumpang kapal dan pesawat. Jika suhu tubuh penumpang mencapai lebih dari 39 derajat, maka penumpang langsung dilakukan pemeriksaan lanjutan.

"Sejauh ini belum ditemuakn kasus tersebut di Kotim maupun di Kobar."

Pihaknya juga melakukan pemantauan terhadap kapal asing yang datang dari China. KKP juga telah menerapkan zona karantina sekitar 2 mil dari pantai. Sebelum kapal masuk, harus melalui pemeriksaan terhadap kapal dengan menggunakan alat Thermos Scanner portable.

"Ada tiga divisi yang nantinya setelah kapal berada di zona karantina yaitu 2 mil dari pantai, akan mendatangi kapal," sambungnya.

Terpisah, Kepala KSOP Kelas IV Kumai Wahyu Prihanto menyampaikan, untuk mengantisipasi penyebaran virus korona (Ncop) KSOP telah melakukan koordinasi, terutama dengan KKP Kelas III Sampit wilayah Kerja Kotawaringin Barat.

"Jadi semua kapal terutama yang datang dari China akan kita periksa dahulu," kata Wahyu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini