Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

RS Hasan Sadikin Belum Terima Hasil Lab 2 Pasien Suspect Virus Korona

CDB Yudistira , Jurnalis-Selasa, 28 Januari 2020 |14:02 WIB
RS Hasan Sadikin Belum Terima Hasil Lab 2 Pasien <i>Suspect</i> Virus Korona
dr. Yovita Hartarti (Foto : Okezone.com/CDB)
A
A
A

BANDUNG - Ketua tim penanganan infeksi khusus, Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, dr. Yovita Hartantri mengatakan, pihaknya belum menerima hasil laboratorium dari Litbangkes, terkait dua pasien suspect virus corona.

"Mengenai hasil sampel pasien ini belum kami terima sampai tadi siang jam 11. Kami belum mendapatkan hasil pemeriksaan pengiriman yang ke Litbangkes, Jakarta. Demikian juga pasien kedua kami belum mendapatkan hasilnya," katanya, saat ditemui di RSHS Bandung, Selasa (28/1/2020).

Ia mengatakan, hasil laboratorium Litbangkes, akan diterimanya pada sore hari nanti. Setelah mendapatkan hasil, pihaknya akan melakukan tindak lanjut penanganannya. "Jadi kami menunggu, mudah-mudahan sore ini sudah ada hasil," ucap dia.

Terkait dengan pernyataan Kemenkes yang menyebutkan dua pasien RSHS itu negatif hasil pemeriksaannya, Yovita sendiri menegaskan, timnya belum dapat menyimpulkan seperti itu. Pasalnya, ia belum melihat hasil dari Litbangkes sebagai petunjuk penanganan kedua pasien tersebut.

Baca Juga : Menkes Terawan: 243 WNI di Wuhan dalam Kondisi Sehat

"Saya belum mendapatkan informasi yang resmi, artinya kami kan ada proses pengiriman menggunakan form sample, pada saat sampel itu dikirim, itu kami menyertakan satu form pemeriksaan dan untuk menyatakan apakah hasilnya positif atau negatif, harus kami melihat dulu hasil form yang kami kirim itu hasilnya apa," kata dia.

"Sehingga saat ini saya belum menerima bahkan tadi dari sejawat kami bagian laboratorium juga belum mendapatkan hasil itu, sehingga kami belum bisa menyatakan saat ini," sambung dia.

(Angkasa Yudhistira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement