Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

China Perangi Virus Korona, Wanita Ini Ditahan karena Menolak Memakai Masker

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Selasa, 04 Februari 2020 |07:02 WIB
China Perangi Virus Korona, Wanita Ini Ditahan karena Menolak Memakai Masker
Partikel virus korona jenis baru. (Foto/People Daily)
A
A
A

SHENZEN – Seorang wanita di China diseret keluar dari supermarket karena diduga menolak memakai masker.

Rekaman video yang diunggah Daily Mail, Minggu 2 Februari menunjukkan wanita yang dilaporkan bermarga Qui, itu melawan dua petugas berseragam saat mereka membawanya ke lorong supermarket di Shenzen, di Provinsi Guangdong, China Selatan.

Pemerintah Guangdong pada 26 Januari mewajibkan seluruh warganya untuk mengenakan masker saat berada di luar ruangan dan tempat umum.

Qiu (51), dilaporkan menolak untuk mematuhi aturan yang bertujuan menghentikan penyebaran virus korona jenis baru atau 2019-NCoV, yang telah menewaskan 361 orang dan menginfeksi hampir 17 ribu di China.

Menurut karyawan supermarket, Qiu diminta sejumlah pembeli lainnya untuk mengenakan masker wajah atau pergi. Namun Qiu malah meludahi pembeli lain.

Video itu memperlihatkan dia menendang polisi yang menangkapnya.

Pihak berwenang mengatakan Qiu dibawa ke Rumah Sakit Kangning, yang mengonfirmasi bahwa dia tidak terinfeksi virus korona.

Dia akan dipulangkan dan dikembalikan ke polisi Shenzhen untuk diinterogasi lebih lanjut, tetapi tidak jelas apakah dia akan dipenjara karena menolak memakai masker.

Seorang juru bicara supermarket Space mengatakan kepada media lokal bahwa semua toko mereka didesinfeksi setiap dua jam di tengah wabah vrus korona Wuhan.

(Rachmat Fahzry)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement