Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Seleksi Petugas Haji Lancar, Kemenag Ingatkan Panitia tentang Gratifikasi dan Janji Kelulusan

Tim Okezone , Jurnalis-Selasa, 04 Februari 2020 |15:41 WIB
Seleksi Petugas Haji Lancar, Kemenag Ingatkan Panitia tentang Gratifikasi dan Janji Kelulusan
Seleksi Petugas Haji (Foto: Dok Kemenag)
A
A
A

JAKARTA - Seleksi petugas haji tahap pertama yang digelar serentak hari ini di 494 Kab/Kota berjalan lancar. Seleksi tingkat Kankemenag Kab/Kota ini gunakan sistem Computer Asested Test (CAT) sehingga lebih transparan.

Tahapan seleksi ini akan memilih dua kali kuota untuk diikutika pada seleksi tahap kedua di tingkat Kanwil Kemenag Provinsi, 13 Februari mendatang. Peserta yang berhak ikut seleksi tahap dua akan diumumkan pada 10 Februari 2020.

"Kami meminta seluruh panitia pelaksana dapat melaksanakan proses ini dengan prinsip akuntabel, agar tidak bermain-main dalam pelaksaannya. Jangan coba-coba KKN, menerima gratifikasi, dan menjanjikan kelulusan kepada peserta," pesan Direktur Bina Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Khoirizi usai meninjau pelaksanaan seleksi di Asrama Haji Bekasi, Selasa (04/02/2020).

Petugas

Baca Juga: Menag Optimis Kuota Haji Indonesia 2020 Bertambah Jadi 231 Ribu

Khoirizi mengingatkan bahwa pelaksanaan tiap tahapan seleksi dipantau oleh Itjen Kemenag, bahkan KPK. "Seleksi petugas haji tidak dipungut biaya alias gratis," tegasnya.

Menurut Khoirizi yang juga dikenal sebagai Ayah Petugas Haji, total ada 7.448 peserta yang ikut dalam seleksi tahap pertama ini. Mereka berkompetisi untuk menjadi bagian dari 1.319 kuota yang tersedia. Jumlah itu terdiri dari 507 Ketua Kloter, 507 Pembimbing Ibadah Kloter, dan 305 PPIH Arab Saudi. Hingga saat ini, rekap jawaban peserta yang sudah masuk ke aplikasi Siskohat sudah mencapai 75%.

"Seleksi ini tidak saja menjaring kompetensi calon petugas, tapi juga menilai akhlak, disiplin, komitmen melayani, serta pemahaman moderasi beragama," tutur Khoirizi.

"Panitia juga harus memastikan, calon peserta tidak terlibat penyalahgunaan Narkoba," tandasnya.

Khoirizi menambahkan, proses seleksi berjalan dengan dilandasi semangat lima nilai budaya kerja Kementerian Agama, yaitu: Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab, dan Keteladanan.

(Edi Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement