25 Naga "Kepung" Pontianak Meriahkan Cap Go Meh

Ade Putra, Okezone · Kamis 06 Februari 2020 19:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 06 340 2164520 25-naga-kepung-pontianak-meriahkan-cap-go-meh-Le4itMR0t0.jpg Perayaan Cap Go Meh di Pontianak (Foto: Okezone/Ade)

MULAI Kamis (6/2/2020) di Kota Pontianak, Kalimantan Barat diramaikan dengan kehadiran naga berkeliling kota. Ya, naga ini hanya replika. Naga-naga ini mengelilingi kota setelah melakukan ritual buka mata.

Seperti yang terlihat di Kelenteng Kwan To Bio, Jalan Diponegoro, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak Kamis pagi. Ada 25 replika naga yang menjalani prosesi ritual ini.

Satu per satu naga itu bergiliran maju ke depan kelenteng untuk menjalani ritual buka mata. Ritual ini dipimpin oleh seorang suhu. Kadang disebut lauya. Sang suhu sebelumnya melakukan sembahyang kepada dewa di dalam kelenteng tersebut.

Sang suhu yang memimpin ritual ini menyalakan dupa yang dilanjutkan dengan memercikkan air yang telah dibacakan mantra. Bagian ekor dan kepala naga dilukis dengan kuas dan tinta bersama rapalan mantra.

Naga

Baca Juga: Mengenal Sejarah Cap Go Meh, Tradisi Sehabis Imlek

Sang suhu kemudian membuka mata replika naga yang sebelumnya ditutup menggunakan kain merah. Setelah terbuka, replika naga ini sudah sah dan boleh beratraksi atau pawai mengelilingi lingkungan.

“Ritual ini adalah ritual buka mata. Yang artinya adalah suatu ritual bahwa naga harus dibuka mata agar dianggap hidup,” kata Sekretaris Panitia Cap Go Meh Kota Pontianak, Tjhei Djie Shen usai ritual buka mata.

Ritual buka mata naga ini biasanya dilaksanakan setiap tanggal 13 bulan pertama Imlek (hari ke-13 setelah perayaan Imlek) atau dua hari sebelum Cap Go Meh.

Tjhei Djie Shen mengatakan, ritual buka mata naga ini untuk mengawali dimulainya pertualangan para naga untuk berkeliling kota dalam rangka memeriahkan pelaksanaan perayaan Imlek 2571 dan Festival Cap Go Meh 2020 di Pontianak.

"Tadi, ada lima suhu atau tatung yang hadir dalam ritual ini. Karena, ada doa-doa khusus, yang dipanjatkan oleh para tatung ini,” terangnya.

Naga

Selama dua hari ke depan, naga-naga ini nanti akan berkeliling dan mengunjungi rumah-rumah warga sekitar Pontianak, kantor pemerintahan untuk mengusir roh-roh jahat. "Jadi, kalau tidak dibuka matanya, naga tidak boleh digunakan untuk pawai. Jadi harus dibuka dulu," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini