Share

Lebih dari 600 Orang Telah Tewas Akibat Wabah Virus Korona di China

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 07 Februari 2020 09:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 07 18 2164690 lebih-dari-600-orang-telah-tewas-akibat-wabah-virus-korona-di-china-FwdPgFNRWH.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BEIJING – Angka kematian akibat wabah virus korona, atau yang dikenal sebagai 2019-nCoV, di China telah melebihi 600 orang. Korban terbaru termasuk seorang dokter yang menjadi orang pertama yang memperingatkan tentang bahaya virus korona tahun lalu.

Laporan terbaru dari Komisi Kesehatan China (NHC), yang dilansir BBC, Jumat (8/2/2020) mencatat virus tersebut telah menewaskan 636 orang, dengan 31.161 kasus infeksi yang dikonfirmasi di China. Angka kematian itu termasuk 73 kematian yang tercatat pada Kamis, 6 Februari 2020.

BACA JUGA: Dokter China Pertama yang Peringatkan Bahaya Virus Korona Meninggal Dunia

China juga tengah berduka dengan kematian Dr. Li Wenliang, seorang dokter dari sebuah rumah sakit di Wuhan, yang telah dikonfirmasi terinfeksi virus korona sejak Januari 2020. Dr. Li merupakan pekerja medis pertama yang memperingatkan publik akan bahaya dari virus korona varian baru itu pada Desember 2019.

Dr. Li yang sempat berurusan dengan polisi karena dianggap menyebarkan berita palsu dengan peringatannya itu, terinfeksi virus korona saat merawat seorang pasien di rumah sakit Wuhan pada Januari 2020.

BACA JUGA: Korban Tewas Virus Korona di China Tembus 563

Virus korona baru ini menyebabkan infeksi pernapasan akut yang parah dan gejala biasanya dimulai dengan demam, diikuti oleh batuk kering. Kebanyakan orang yang terinfeksi cenderung sembuh sepenuhnya - sama seperti saat mereka mengalami flu.

Sejauh ini virus 2019-nCoV telah menyebar ke sedikitnya 25 negara selain China, dengan lebih dari 160 kasus dikonfirmasi dan satu kematian.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini