Raja Salman Hubungi Presiden China, Beri Dukungan untuk Hadapi Wabah Virus Korona

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 07 Februari 2020 10:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 07 18 2164745 raja-salman-hubungi-presiden-china-beri-dukungan-untuk-hadapi-wabah-virus-korona-GorLzqGHZp.jpg Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud (kanan) bersama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. (Foto: Setpres)

RIYADH – Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping pada Kamis, 6 Februari 2020, membahas mengenai wabah virus korona yang saat ini telah menjadi darurat kesehatan global.

Dalam pembicaraan itu pemimpin bergelar Penjaga Dua Masjid Suci itu menyatakan turut berduka atas wabah virus korona baru yang kini terjadi di China. Raja Salman menyampaikan duka cita kepada keluarga para korban yang meninggal dunia dan mendoakan kesembuhan yang cepat bagi mereka yang terinfeksi virus tersebut.

BACA JUGA: Bantu Perangi Virus Korona, China Sampaikan Terimakasih ke Indonesia

Raja Salman mengatakan bahwa Arab Saudi yakin dengan kemampuan Pemerintah China untuk menangani dampak dari wabah virus yang dikenal sebagai 2019-nCoV itu.

Menurut keterangan pers yang dilansir kantor berita SPA, Raja Salman telah memerintahkan badan kemanusiaan King Salman Humanitarian Aid and Relief Center (KSRelief) untuk memberikan bantuan dengan segera kepada China guna mengendalikan dampak dari wabah virus korona.

Presiden Xi menegaskan bahwa China memiliki pengalaman yang cukup dalam menghadapi wabah dan menangani dampak-dampaknya. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Raja Salman atas dukungan dan kesediaan Penjaga Dua Masjid Suci itu untuk memberikan bantuan dalam perang menghadapi wabah virus korona ini.

BACA JUGA: Lebih dari 600 Orang Telah Tewas Akibat Wabah Virus Korona di China

Dia menambahkan bahwa tindakan Raja Salman dan Pemerintah Arab Saudi menunjukkan eratnya hubungan kedua negara.

Laporan terakhir dari Komisi Kesehatan China pada Jumat, 7 Februari 2020, telah dikonfirmasi 31.161 kasus infeksi virus korona dengan sedikitnya 636 korban dinyatakan meninggal dunia.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini