WNI Terinfeksi Virus Korona di Singapura dalam Kondisi Stabil

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 07 Februari 2020 14:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 07 18 2164884 wni-terinfeksi-virus-korona-di-singapura-dalam-kondisi-stabil-NXuAi8O7Pc.jpg Foto: Okezone.

JAKARTA – Seorang warga negara Indonesia (WNI) yang dikonfirmasi terinfeksi virus korona di Singapura dilaporkan dalam keadaan stabil. Dia saat ini masih dalam penanganan tim medis di Rumah Sakit Umum Singapura.

Sebelumnya, pada 4 Februari 2020, dilaporkan bahwa seorang WNI yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga (PRT) di Singapura menjadi salah satu korban yang dikonfirmasi terinfeksi virus korona. WNI berusia 44 tahun itu diketahui tidak memiliki riwayat bepergian ke China dan diduga terinfeksi virus yang dikenal dengan nama 2019-nCoV itu dari warga Singapura yang sebelumnya telah dikonfirmasi positif virus korona.

BACA JUGA: TKI di Singapura Terinfeksi Virus Korona, KBRI Imbau WNI Waspada

Menurut laporan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura, sampai Kamis, 6 Februari 2020, WNI yang namanya tidak disebutkan itu masih berada dalam penanganan tim medis Singapore General Hospital.

β€œSaat ini WNI tersebut masih menjalani perawatan di ruang isolasi di Singapore General Hospital dan dalam keadaan stabil. KBRI terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pihak berwenang terkait, termasuk pihak rumah sakit dan MOH terkait kondisi WNI yang bersangkutan,” demikian dilaporkan KBRI Singapura melalui keterangan pers kepada media, Jumat (7/2/2020).

BACA JUGA: WNI Positif Virus Korona di Singapura Bisa Dievakuasi Setelah Sembuh

Hingga saat ini telah ada 28 kasus infeksi virus korona yang dikonfirmasi di Singapura, dan 385 orang yang masih dicurigai terinfeksi. Sementara satu orang yang semula dikonfirmasi terinfeksi telah dinyatakan sehat dan dipulangkan dari rumah sakit.

KBRI Singapura mengimbau seluruh WNI yang berada di Negeri Singa agar tetap waspada, menjaga kesehatan dan kebersihan, dan memperhatikan imbauan yang dikeluarkan Pemerintah Singapura.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini