nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Demam Usai Pulang dari Korsel, Warga Kediri Diisolasi di RSUD Iskak Tulungagung

Minggu 09 Februari 2020 09:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 09 519 2165605 demam-usai-pulang-dari-korsel-warga-kediri-diisolasi-di-rsud-iskak-tulungagung-0CUTemnX9H.jpg Petugas medis dengan baju perlengkapan medis menangani pasien yang diduga terinfeksi virus korona di ruang isolasi RSUD dr Iskak, Tulungagung, Jatim, Sabtu (9/2/2020). (Foto : iNews/Anang Agus Faisal)

TULUNGAGUNG – Pasien perempuan berusia 52 tahun dirujuk dari salah satu rumah sakit di Kediri ke RSUD dr Iskak Tulungagung, Jawa Timur, lantaran diduga mengalami gejala mirip penderita virus korona. Saat ini, warga Kecamatan Ngadiluwih, Kediri, pasien itu tengah diisolasi di RSUD dr Iskak Tulungagung.

Pasien itu menderita demam tinggi dan radang tenggorokan sehingga menyebabkannya sulit menelan setelah pulang dari Korea Selatan (Korsel).

Direktur RSUD dr Iskak, Supriyanto mengatakan, meski diagnosis belum dapat dipastikan, pihaknya melakukan penanganan sesuai standar operasional prosedur (SOP) penanganan pasien penyakit menular. Pasalnya, pasien mengalami demam tinggi 39 hingga 40 derajat Celsius setelah kembali dari Korsel, negara yang terpapar virus korona.

“Pasien ini satu bulan di Korsel dan pulang ke Indonesia tanggal 6 lalu. Perlakuan kita, di dalam dunia medis itu kita harus memprediksi lebih baik kita berlebihan daripada kita kecolongan. Sehingga dia kita perlakukan sebagai seseorang yang terpapar virus korona,” ujar Supriyanto, mengutip iNews.id, Minggu (9/2/2020).

Dia menyebut, perlakuan yang diberikan rumah sakit sesuai dengan SOP. Hal ini perlu dilakukan hingga nantinya kondisi pasien tersebut bisa dipastikan.

“Perlakuan kita secara medis, SOP-nya begitu. Sampai kemudian nanti terbukti tidak. Jangan sampai kemudian kita tidak aware,“ kata Supriyanto.

ilustrasi (Dok Okezone)

Sementara itu dokter spesialis paru RSUD dr Iskak, Dokter Muhamad Arfi mengatakan, pada Sabtu petang, suhu tubuh pasien sudah normal, yaitu 37 derajat Celsius. Hasil rontgen paru-paru pasien juga tidak menunjukkan adanya pneumonia. Saat ini, pasien hanya mengeluh sakit saat menelan. Pihaknya menduga pasien mengalami radang tenggorokan.

Hasil lab normal semua. Untuk sementara, pasien ini kami anggap orang dalam pemantauan,” ujar Muhamad Arfi.

Meski begitu, pihak rumah sakit akan mengambil sampel swap dari pasien untuk dikirim ke laboratorium Kementerian Kesehatan di Jakarta. Pihaknya harus memastikan pasien tersebut terinfeksi virus korona atau bukan.


Baca Juga : Cerita Pedagang Pasar Proyek Bekasi Kesulitan Peroleh Masker

“Kalau SOP untuk pasien dengan status orang dalam pemantauan itu, nanti kita isolasi dulu dan bisa di rumah sakit atau di rumah. Nanti dari pihak puskesmas akan memantau setiap hari,” tuturnya.

Pihak RSUD dr Iskak mengimbau masyarakat dan pengunjung rumah sakit tidak khawatir berlebihan dan menjalani aktivitas seperti biasa. Masyarakat juga diminta tidak takut saat melihat karyawan rumah sakit memakai alat pelindung diri karena SOP penanganan pasien yang dicurigai mengidap penyakit menular memang seperti itu.


Baca Juga : 10 Rumah Sakit Rujukan Pasien Virus Korona Disiapkan di Jawa Tengah

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini