Amerika Serikat Tuding 4 Tentara China Bobol Data Perusahaan Kartu Kredit

Rachmat Fahzry, Okezone · Selasa 11 Februari 2020 09:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 11 18 2166522 amerika-serikat-tuding-4-tentara-china-bobol-data-perusahaan-kartu-kredit-oaWgnj4M2F.jpg 4 orang yang diduga anggota Tentara China yang meretas Equifax. (Foto/FBI/BBC)

WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) menuduh empat perwira militer China melakukan serangan siber kepada perusahaan penyimpanan data kartu kredit, Equifax.

Sebanyak 147 juta data pengguna kartu kredit warga AS tereskpos, yang meliputi nama pemilik kartu, nomor jaminan sosial, tanggal lahir, alamat dan nomor izin surat mengemudi. Beberapa pelanggan dari Inggris dan Kanada juga terpengaruh.

Mengutip BBC, Selasa (11/2/2020) Jaksa Agung William Barr dalam dakwaannya menyebut peretasan yang terjadi pada 2017, itu merupakan salah satu pelanggaran data terbesar dalam sejarah.

Menurut dokumen pengadilan, keempat orang tersebut diduga anggota Lembaga Penelitian Angkatan Darat ke-54 Tentara Pembebasan Rakyat China.

Mereka menghabiskan berminggu-minggu meretas sistem perusahaan, membobol jaringan keamanan dan mencuri data pribadi.

Keberadaan para tersangka tidak diketahui dan sulit diadili di AS.

"Kami tidak bisa menahan mereka, mengadili mereka di pengadilan, dan mengunci mereka, mungkin bukan hari ini," kata Wakil Direktur FBI (Badan Intelijen AS) David Bowdich.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini