Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemulangan WNI yang Diobservasi di Natuna Tanpa Acara Seremonial

Fahreza Rizky , Jurnalis-Kamis, 13 Februari 2020 |17:08 WIB
Pemulangan WNI yang Diobservasi di Natuna Tanpa Acara Seremonial
Deputi IV Kantor Staf Presiden Juri Ardiantoro (tengah). (Foto : Okezone.com/Fahreza Rizky)
A
A
A

JAKARTA – Deputi IV Kantor Staf Presiden (KSP) Juri Ardiantoro mengatakan, masa observasi 238 WNI di Natuna akan berakhir pada Sabtu (15/2/2020). Pelepasan pemulangan WNI yang diobservasi dilakukan secara natural, tanpa acara seremonial.

"Jadi masa observasi di Natuna akan berakhir 15 Februari tepatnya jam 12.00. Tanggal berikutnya, bisa 16, bisa 17 akan ada pelepasan peserta observasi yang akan dilakukan secara alamiah. Jadi tidak ada acara yang namanya terlalu formal," kata Juri di Gedung Bina Graha Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Juri menjelaskan, teknis pemulangan hingga kini masih terus dibicarakan. Satu hal yang sudah pasti adalah proses pemulangan dilakukan tanpa acara formal-seremonial. Bahkan, keluarga peserta observasi bisa melakukan penyambutan di bandara daerahnya masing-masing.

"Jadi tidak ada acara penjemputan di Jakarta," tuturnya.

Lebih lanjut Juri menambahkan, para peserta observasi akan diterbangkan dari Natuna menuju Jakarta menggunakan pesawat TNI AU. Setelah itu, mereka kembali ke daerahnya masing-masing menggunakan pesawat komersial.

Melihat Aktivitas WNI dari Wuhan yang Diobservasi di Natuna

Namun, pemerintah masih mempertimbangkan apakah pesawat TNI AU tersebut akan mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma atau di Bandara Soekarno-Hatta.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement