Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Warga Natuna Ikut Lepas WNI yang Diobservasi Kembali ke Jakarta

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Sabtu, 15 Februari 2020 |13:31 WIB
Warga Natuna Ikut Lepas WNI yang Diobservasi Kembali ke Jakarta
WNI di Natuna bersiap untuk pulang setelah jalani observasi selama 14 hari (foto: Kemenkes)
A
A
A

NATUNA - Warga Natuna yang sempat menolak kehadiran Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China, kini mengiringi kepergian mereka ke Jakarta. Ada 238 WNI yang dikarantina lantaran merebaknya virus Korona atau COVID-19.

Pantuan di lapangan, cukup banyak warga setempat ikut melepas WNI yang dikarantina. Mereka pun mengibarkan bendera merah putih seiring dengan para WNI tersebut mulai memasuki pesawat.

(Baca Juga: DPR Ikut Jemput 238 WNI di Natuna pasca Observasi)

Para warga setempat, bahkan mengikuti seremoni pelepasan WNI yang dilakukan di Hanggar Lanud Raden Sadjad, Ranai, Kabupaten Natuna.

Sekadar informasi, adapun alur pemulangan ke-238 WNI dari Natuna menuju rumah masing-masing adalah sebagai berikut, sebagaimana dihimpun Okezone.

Pemberangkatan dari Hanggar Lanud Raden Sadjad, Ranai, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, pada pukul 13.00 WIB. Mereka diterbangkan menggunakan dua pesawat Hercules dan dua pesawat Boeing 737 milik TNI Angkatan Udara.

(Baca Juga: Selesai Observasi, 238 WNI Lepas Landas dari Natuna)

Sekira pukul 16.00 WIB ratusan WNI itu tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Mereka bakal disambut seluruh anggota Komisi IX DPR RI bersama perwakilan pemerintah daerah masing-masing.

Selanjutnya mereka diterbangkan menuju kampung halaman masing-masing menggunakan pesawat komersial.

(Amril Amarullah (Okezone))

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement