Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

10 Warga Jateng Kantongi Sertifikat Sehat Usai Diobservasi di Natuna

Taufik Budi , Jurnalis-Minggu, 16 Februari 2020 |16:30 WIB
10 Warga Jateng Kantongi Sertifikat Sehat Usai Diobservasi di Natuna
Antisipasi Virus Korona, Petugas Bandara Soekarno-Hatta Menggunakan Masker (foto: Okezone/Heru Haryono)
A
A
A

SEMARANG - Sebanyak 10 warga Jawa Tengah usai menjalani karantina di Natuna pastikan sehat tanpa gangguan penyakit akibat virus korona atau Covid-19. Kedatangan mereka ke kampung halaman tak perlu dikhawatirkan apalagi hingga dikucilkan warga lainnya.

"Mereka sudah membawa sertifikat sehat, surat keterangan, notifikasi kesehatannya," kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, Sabtu (15/2/2020) malam.

Baca Juga: Cerita Peserta Observasi Asal Bengkulu: Di Natuna Happy Banget, Makanannya Enak-Enak 

"Jadi tidak perlu khawatir, mereka dalam kondisi sehat kondisi fit, tidak ada gangguan penyakit apapun sehingga bisa dipulangkan," tegasnya.

 

Selama pemulangan ke kampung halaman, 10 warga tersebut juga didampingi oleh tim dari Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial. Petugas memastikan mereka aman dan selamat hingga rumah masing-masing untuk bertemu keluarga.

"Harapan Kita ini dipahami oleh semua ya baik keluarga maupun lingkungan sehingga jangan khawatir. Akan aman," tandas dia.

"Intinya mereka senang sampai rumah masing-masing. Ada ada sebagian yang dijemput tapi ada juga yang tidak. Kita menyiapkan beberapa mobil untuk mengantar sampai rumah masing-masing, dan juga didampingi oleh tenaga kesehatan maupun tenaga sosial," beber dia.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 10 warga Jateng yang usai menjalani proses karantina di Natuna, akhirnya bisa pulang kampung, Sabtu (15/2/2020) malam. Lima di antaranya, menumpang pesawat dan turun di Bandara Jendral Ahmad Yani, Semarang.

Baca Juga: 10 Warga Jateng Peserta Observasi di Natuna Tetap Dipantau Selama 14 Hari 

Langkah-Langkah Antisipasi Pencegahan Virus Korona Terus Dilakukan

Berdasarkan informasi, mereka menaiki maskapai Batik Air, penerbangan terakhir dari Halim Perdanakusuma. Dijadwalkan mendarat pukul 22.30 WIB, namun pesawat berstatus landing sekitar pukul 21.49 WIB.

Meskipun demikian, kelima orang ini tidak melewati pintu kedatangan, sebagaimana publik biasa turun. Dengan alasan privasi, kelima orang tersebut tak mau diliput oleh awak media.

(Fiddy Anggriawan )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement