Dinkes Pantau Kesehatan Satu Warga Bojonegoro yang Telah Diobservasi di Natuna

Avirista Midaada, Okezone · Minggu 16 Februari 2020 03:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 16 519 2169145 dinkes-pantau-kesehatan-satu-warga-bojonegoro-yang-telah-diobservasi-di-natuna-asjTUUdX9F.jpg WNI mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma usai diobservasi di Natuna. (Foto : Okezone.com/Arif Julianto)

BOJONEGORO – Dari 65 warga Jawa Timur (Jatim) yang telah menjalani observasi di Natuna, Kepulauan Riau, usai dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China, lantaran merebaknya virus korona, terdapat satu warga asal Kabupaten Bojonegoro.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, Totok Ismanto menyatakan telah mendapatkan kabar tersebut dari Dinkes Provinsi Jawa Timur.

"Iya sudah dapat informasinya. Ada satu warga Bojonegoro yang dipulangkan dari Natuna," ucap Totok saat dikonfirmasi Sabtu (15/2/2020) malam.

Nantinya, menurut Totok, satu warga Bojonegoro tersebut langsung diserahkan kepada keluarganya, tanpa harus melalui proses pemeriksaan kesehatan di Dinkes Bojonegoro.

"Karena sudah dinyatakan sehat setelah dikarantina. Hari ini yang bersangkutan akan dikembalikan ke keluarganya karena sudah dalam kondisi sehat. Tidak terinfeksi virus korona," ujarnya.

WNI Tiba di Halim, Keluarga Bentangkan Tulisan Welcome Home

Meski demikian, pihak Dinkes Kabupaten Bojonegoro tetap akan memantau perkembangan kesehatan seorang warga tersebut. Ia meminta lingkungan tempat tinggal warga tersebut juga harus menerima dan tak perlu takut terpapar virus korona dikarenakan kondisinya sudah dinyatakan sehat.

"Kami tetap pantau kesehatannya. Kami minta warga lainnya tidak takut. Dia (warga Bojonegoro dari Wuhan-red) itu sudah dalam kondisi sehat," tuturnya.


Baca Juga : Cerita Orangtua Mahasiswi Asal Bengkulu yang Anaknya Diobservasi di Natuna

Sebagaimana diketahui, ada total 65 orang warga Jatim yang dipulangkan dari Wuhan, China dan sempat diobservasi di Natuna, Kepulauan Riau.

Rinciannya, dari Surabaya ada 34 orang, Malang (7), Lumajang (4), Kediri (4), Probolinggo (3), Sidoarjo (3), Lamongan (2), Tuban (1), Banyuwangi (1), Bojonegoro (1), Bondowoso (1), Gresik (1), Jember (1), Pamekasan (1), dan Ponorogo (1).


Baca Juga : Pulang ke Jambi, Mahasiswi yang Diobservasi di Natuna Disambut Haru Neneknya

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini