nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

RSUD Soekarno Babel Rawat Pria Diduga Terpapar Virus Korona Usai Berobat ke Singapura

INews.id, Jurnalis · Senin 17 Februari 2020 16:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 17 340 2169769 rsud-soekarno-babel-rawat-pria-diduga-terpapar-virus-korona-usai-berobat-ke-singapura-yPUPjc3kNF.jpg Petugas Medis Berpakaian Khusus Masuk ke Ruang Isolasi RSUD Soekarno Pangkalpinang, Bangka Belitung (foto: iNews/Haryanto)

PANGKALPINANG – Seorang pasien yang diduga terpapar virus korona atau Covid-19 menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Ir Soekarno Bangka Belitung (Babel). Sebelumnya, pasien tersebut berobat di salah satu rumah sakit di Singapura.

Setelah pulang dari Singapura, kondisi pria asal Sungailiat, Kabupaten Bangka tersebut diduga menunjukkan gejala mengarah ke pasien yang terpapar virus korona sejak tengah malam tadi. Keluarga lalu membawanya ke Rumah Sakit Medika Stania Sungailiat.

Baca Juga: Menkes Tunggu Hasil Pemeriksaan 78 WNI di Kapal Pesiar Diamond Princess 

Namun, karena memiliki gejala terinfeksi virus korona, rumah sakit tersebut akhirnya merujuk pasien berusia 70 tahun itu ke RSUD Soekarno yang memiliki peralatan dan petugas medis lebih lengkap.

Simulasi Penanganan terhadap Virus Korona 

RSUD Soekarno juga telah ditetapkan menjadi salah satu rujukan untuk penanganan pasien diduga terinfeksi virus korona.

“Karena RSUD Soekarno merupakan rumah sakit rujukan, maka pasien yang gejalanya mengarah terinfeksi Covid-10 dirujuk ke sini. Pasien memang gejala ada sesak napas, batuk dan demam, dan ada riwayat perjalanan ke Singapura untuk berobat,” kata Dokter spesialis Paru RSUD Soekarno Dokter Liyah Giovanni, seperti dikutip iNews, Senin (17/2/2020).

Liyah menjelaskan, pihaknya sudah memeriksa kondisi pasien dan telah mengirim sampel swab ke Laboratorium Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk memastikan apakah pasien terjangkit virus korona atau tidak.

Baca Juga: Unesa Siapkan 2 Tim untuk Pulihkan Psikis Mahasiswa Usai Observasi di Natuna 

“Hasil dari uji laboratorium itu baru akan didapat pada empat hari mendatang,” kata Dokter Liyah Giovanni

Walaupun belum dinyatakan positif terjangkit virus korona, rumah sakit tetap mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dengan merawat pasien di ruang isolasi. Rumah sakit juga mendata dan mengobservasi seluruh anggota keluarga pasien serta orang-orang yang pernah berinteraksi dengannya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini