Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

RSUP Sanglah Tetap Siagakan Tim Tangani Virus Korona saat Galungan

RSUP Sanglah Tetap Siagakan Tim Tangani Virus Korona saat Galungan
Simulasi Penanganan Terhadap Virus Korona di RSUP Sanglah, Bali (foto: Balipost/Eka)
A
A
A

DENPASAR – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, tetap menyiagakan tim khusus menangani virus korona atau Covid-19 saat Perayaan Galungan pada Selasa 18 Februari hingga Kamis 20 Februari 2020.

Kabag Hukum dan Humas RSUP Sanglah, dr. Ari Duarsa mengatakan, tim yang ditugaskan untuk pelayanan virus corona tetap berjalan seperti biasa.

Baca Juga: 3 WNI Kru Kapal Diamond Princess Positif Virus Korona

”Tidak ada tambahan SDM. Layanan tetap dibagi tiga shift. Satu shift disiapkan lima orang perawat yang berjaga,” kata Ari, Selasa (18/2/2020).

Simulasi Penanganan terhadap Virus Korona

Dia menambahkan, karena layanan rawat jalan libur selama tiga hari, maka jika ada pasien yang membutuhkan layanan kesehatan akan diarahkan ke Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSUP Sanglah. Namun, Ari menegaskan, apabila ada kasus dugaan Covid-19, akan tetap ditindak sesuai protap.

Kemudian, jika pasien dugaan terinfeksi virus korona yang merupakan rujukan, sesuai protap langsung dibawa ke ruangan isolasi Nusa Indah dengan menggunakan ambulans. "Jika pasien di IRD maka ditangani di ruangan isolasi IRD sebelum dibawa ke ruang Nusa Indah," sambungnya.

Ari juga menerangkan, untuk memberikan layanan bagi masyarakat selama Galungan, pihaknya telah menyiagakan SDM di IRD yang terdiri atas dokter spesialis, dokter umum, perawat dan tenaga non medis.

Baca Juga: Gegara Wabah Korona, Masjid-Masjid Batalkan Salat Jumat, Gereja Tak Gelar Misa

Adapun tenaga spesialis yang disiagakan adalah tujuh dokter spesialis yaitu spesialis penyakit dalam, spesialis bedah, spesialis anestesi, spesialis anak, spesialis obgyn, spesialis radiologi dan spesialis jantung. Sementara spesialis lain bersiap jika dihubungi.

”Untuk pasien rujukan terjadwal sudah diatur ulang jadwalnya. Begitu juga yang membutuhkan obat sudah diminta untuk mendapatkan obat sebelum Galungan. Sehingga diharapkan nanti yang datang selama Galungan adalah kasus rujukan atau kasus gawat darurat,” urai Ari.

(Fiddy Anggriawan )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement