nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Streaming saat Dikarantina, WNI Positif Virus Korona di Taiwan Terancam Dapat Hukuman

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 27 Februari 2020 18:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 27 18 2175152 streaming-saat-dikarantina-wni-positif-virus-korona-di-taiwan-terancam-dapat-hukuman-22m0h9wCFs.jpg Partikel virus korona jenis baru. (Foto/WebMD)

TAIPEI - Seorang wanita Indonesia yang dinyatakan positif virus korona atau Covid-19 menyiarkan pengalamannya dari ruang karantina di Kota Taipei melalui layanan siaran langsung di Facebook dan Tik Tok.

Pihak berwenang meyakini wanita berusia 30-an tersebut tertular Covid-19 dari seorang pria beumur 80 tahun, yang mengalami gelaja virus korona. Dia merawat pria itu mulai 11 hingga 16 Februari, lapor Taiwan News.

Baca juga: Wanita Indonesia di Taiwan Positif Virus Korona, Menlu: Sedang Kita Dalami

Baca juga: KBRI Riyadh Upayakan WNI Pemegang Visa Umrah Bisa Masuk Arab Saudi

Setelah pria lansia itu didiagnosis positif Covid-19 pada Minggu 23 Februari, keberadaan wanita WNI itu menjadi misteri.

Petugas berhasil menemukan wanita WNI tersebut pada Senin 24 Februari, dan saat itu dia sudah merawat pasien lainnya di sebuah rumah sakit lain.

Dua hari kemudian, dia positif virus korona dan menjalani perawatan di bangsal karantina.

Namun, dia merekam pengalamannya di ruang isolasi lalu menyiarkan ke Facebook dan Tik Tok.

"Mbak nya santuuyyy pdhl + kena virus CORONA," tulisnya di akun Facebook.

Foto/Taiwan News

Selama siaran langsung, dia bernyanyi, menunjukkan tangannya yang dinfus, dan menunjukkan resep di mana nama rumah sakit itu terlihat.

Di Taiwan, otoritas kesehatan tidak mengungkapkan nama rumah sakit yang merawat pasien yang terinfeksi virus korona untuk menghindari kepanikan.

Video dan tangkapan layar dari streaming langsung WNI tersebut menyebar di media sosial di antara komunitas pekerja migran WNI di Taiwan.

Atas tindakan ceroboh WNI tersebut, otoritas kesehatan Taiwan dapat menghukum tindakannya sesuai hukum Taiwan, lapor Taiwan News.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini