nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pembekuan Sementara Umrah, 300 Calon Jamaah Asal Solo Terancam Gagal Berangkat

Bramantyo, Jurnalis · Kamis 27 Februari 2020 19:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 27 512 2175170 pembekuan-sementara-umrah-300-calon-jamaah-asal-solo-terancam-gagal-berangkat-tW0CdgMHoG.jpg ilustrasi

SOLO - Adanya penundaan sementara jamaah Umrah yang dikeluarkan Pemerintah Arab Saudi mengantisipasi penyebaran covid-19 atau virus korona di negara tersebut, berdampak 300 calon jamaah umrah gagal berangkat pada Maret 2020.

Ketua Persaudaraan Pengusaha Umroh dan Haji (Perpuhi) Solo, sekaligus pemilik Biro Travel Umroh dan Haji, Her Suprabu mengatakan, adannya kebijakan dari pemerintah Arab Saudi, jelas mengancam calon jamaah umrah.

"Bulan Maret nanti, rencananya biro kami memberangkatkan 300 orang calon jamaah umrah akan berangkat ke Tanah Suci. Namun, dengan adannya kebijakan penundaan ini, jelas mengancam keberangkatan para jamaah," ujar Her Suprabu, Kamis (27/2/2020).

Ilustrasi

Menurut Her Suprabu, tak hanya biro miliknya saja yang terpengaruh dengan kebijakan tersebut. Biro-biro lainnya di Kota Solo pun ikut terpengaruh dengan adannya kebijakan penghentian visa masuk ke Arab Saudi.

Menyikapi kebijakan tersebut, biro-biro umrah dan haji di Solo, ungkap Her Suprabu langsung mengambil langkah dengan berkoordinasi dengan semua stakeholder umrah. Mulai dari maskapai, kedutaan lainnya.

"Tentunya langkah yang kita ambil adalah menjadwal ulang atau re-scedule jadwal-jadwal terkait pemberangkatan jamaah umroh. Visa tidak bisa dikeluarkan, tentunya semua tergantung dengan visa. Karena visa tidak ada tentunya semua batal,"ungkapnya.

Her Suprabu berharap semua maskapai dan hotel punya semangat yang sama untuk memberikan kesempatan bagi Biro Travel Umroh dan Haji untuk menjadwal ulang.

Baca Juga : Soal Banjir di Jakarta, Sekda Saefullah: Dinikmati Saja

"Sehingga hak-hak jamaah yang sudah dibayarkan akan bisa dipakai kembali, agar tidak ada yang dirugikan terkait pemberhentian sementara jamaah umrah ini" tuturnya.

Sementara itu, mentor mitra perwakilan Samira travel Dini Group Indonesia, Daryono mengatakan pihaknya memilih untuk menunggu.

Dari kebijakan yang dikeluarkan kantor pusat Samira travel Dini Grup di Jakarta melalui pesan elektronik, ungkap Daryono, pihak Samira Travel untuk saat ini belum bertindak apapun.Karena masih menunggu surat resmi dari Kementerian Haji Arab Saudi.

"Kita menunggu surat resmi dari Kementerian haji Arab Saudi. Dan kita juga menunggu dari pihak maskapai penerbangan di seluruh dunia apakah keputusan ini memang sudah diberlakukan atau hanya untuk mengantisipasi (virus korona) saja," tuturnya.

Terkait jamaah umrah dari bironya yang saat ini sudah ada di Arab Saudi, Daryono mengatakan tidak ada masalah. Malah, rencananya di hari keempat ini, sejak diberangkatkan 22 Februari 2020, jamaah umrah sudah mulai masuk ke Makkah.

"Tidak ada masalah, tetap bisa menjalankan ibadah umrah. Malah hari ini, sudah mulai masuk ke Kota Makkah. Tetap kita pantau para jamaah," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini