Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peneliti Nigeria Klaim Telah Temukan Obat untuk Virus Korona Covid-19

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 03 Maret 2020 |18:13 WIB
Peneliti Nigeria Klaim Telah Temukan Obat untuk Virus Korona Covid-19
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

ABUJA - Sebuah penelitian di Nigeria mengklaim telah memiliki obat untuk menyembuhkan penyakit Covid-19 yang sejauh ini telah membunuh lebih dari 3.000 orang di seluruh dunia. , lapor media setempat.

Hingga saat ini belum ada vaksin untuk penyakit yang disebabkan oleh virus korona baru itu. Vaksin untuk Covid-19 diperkirakan tidak akan tersedia sampai pertengahan tahun depan, karena para peneliti di AS saat ini sedang dalam tahap pengujian menggunakan hewan.

BACA JUGA: AS Mulai Pengujian Obat Anti-Viral Remdesivir untuk Penyembuhan Virus Korona

Surat kabar Vanguard melaporkan Prof Maurice Iwu, yang memimpin Bio-Resources Institute of Nigeria, pada Senin, 2 Maret 2020, bertemu dengan dua menteri yang bertanggung jawab atas kesehatan dan ilmu pengetahuan Nigeria untuk mencari dukungan mereka.

Dia dikutip mengatakan bahwa tim peneliti "telah mengidentifikasi dan mematenkan pengobatan Covid-19 pada 2015".

Dia ingin pemerintah mensponsori mereka untuk mengubah penemuan mereka menjadi obat untuk perawatan massal virus tersebut.

Menteri Sains dan Teknologi, Mohamed Abdullahi, dikutip oleh Sahara Reporters mengatakan senyawa obat telah dikirim ke komite khusus di Nigerian Academy of Sciences.

"Sebagai bagian dari percakapan yang sedang berlangsung tentang virus korona (Covid-19), FMSTNG (Kementerian Federal Sains & Teknologi) menjamu Prof Maurice Iwu, yang memberi tahu kami tentang proyek penemuan obatnya yang berpotensi sebagai agen perawatan untuk Covid-19.

BACA JUGA: Virus Covid-19 Dikonfirmasi di Wilayah Afrika Sub-Sahara, Nigeria Laporkan Kasus Pertama

"FMSTNG merujuk penemuan itu ke komite khusus yang dibentuk untuk menilai klaim tersebut. Presiden Akademi Ilmu Pengetahuan Nigeria akan memimpin komite khusus untuk memverifikasi klaim ini," katanya sebagaimana dilansir BBC, Selasa (3/3/2020).

Nigeria mengonfirmasi kasus virus korona pertamanya pada 28 Februari 2020. Pasiennya adalah seorang pria Italia yang bepergian dari Milan ke ibu kota komersial, Lagos. Dia telah dikarantina di rumah sakit di kota tersebut.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement