JAKARTA – Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana menyebut pihaknya tidak mengeluarkan intruksi untuk meliburkan sekolah meski sedang marak wabah virus korona atau Covid-19). Sehingga, diharapkan kegiatan belajar-mengajar tetap berlangsung seperti biasa.
"Tidak ada instruksi dari kami untuk meliburkan sekolah," kata Nahdiana kepada wartawan di Jakarta, Kamis (5/2/2020).
Baca juga: PKS Tanggapi Rencana Penundaan Ajang Formula E di Jakarta Karena Korona
Terkait kebijakan sebuah sekolah internasional di Jakarta yang menonaktifkan muridnya selama dua minggu untuk tidak belajar di sekolah, karena salah satu gurunya memiliki gejala mengidap virus korona, Disdik tidak bisa melakukan intervensi ihwal keputusan tersebut.
Pasalnya, kata dia, sekolah tersebut berada di bawah pengawasan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
"Karena kan sekolah internasional ada beberapa yang bukan warga negara Indonensia, itu antisipasi dari mereka," ujarnya.
Meski begitu, Disdik DKI meminta agar setiap guru dan murid tetap tetap menjaga pola hidup sehat agar tidak terjangkit penyakit menular tersebut. Salah satu caranya dengan mencuci tangan setiap selesai aktivitas.
Baca juga: PA 212 Akan Gelar Doa Bersama Terkait Virus Korona
Selain itu, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat tidak panik dalam menghadapi wabah virus korona. Sebab bila jiwa sudah tidak tenang, terang dia, maka dikhawatirkan nantinya otak tidak bisa berpikir jernih dalam mencari solusi terbaik dalam pencegahan penyakit tersebut.
"Tidak panik menanggapi ini, tidak menyepelekan, bagaimana pola hidup bersih dan sehat itu dijalankan di sekolah. Budaya cuci tangan sudah dikeluarkan di surat edaran. Kalau ada yang sakit pasti tentunya akan berobat ke medis," ujarnya.
(Hantoro)